Harga Emas Turun dari Puncaknya, Perusahaan Gadai Ini Sebut Kesempatan Langka untuk Investor
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pergerakan harga emas yang masih berada di bawah level tertinggi pada awal tahun dinilai menjadi peluang menarik bagi masyarakat yang ingin memulai investasi. Di tengah fluktuasi pasar global, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang dianggap aman karena memiliki nilai yang cenderung meningkat dalam jangka panjang.
Pimpinan Cabang Pegadaian Dinoyo Surabaya, Deddy Darmawan, mengatakan masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan kondisi harga emas saat ini. Menurutnya, penurunan harga dibandingkan rekor tertinggi beberapa bulan lalu justru membuka kesempatan bagi investor, terutama pemula, untuk mulai mengoleksi logam mulia.
"Harga emas memang saat ini masih turun dibandingkan puncaknya pada Januari. Justru ini saat yang tepat untuk membeli, karena investasi emas idealnya untuk jangka panjang dan nilainya cenderung terus meningkat," ujar Deddy.
Ia menjelaskan, investasi emas tidak seharusnya hanya dipandang sebagai keuntungan jangka pendek. Karakter emas yang mampu mempertahankan nilai aset di tengah berbagai kondisi ekonomi membuat instrumen ini tetap menjadi pilihan banyak masyarakat untuk melindungi kekayaan dari dampak inflasi maupun gejolak pasar.
Menurut Deddy, masyarakat juga perlu memahami bahwa perubahan harga emas lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika pasar internasional. Faktor-faktor seperti kebijakan suku bunga global, kondisi geopolitik, hingga permintaan investor dunia menjadi penentu utama naik turunnya harga emas.
Karena itu, ia menilai anggapan bahwa kenaikan transaksi emas dipicu oleh kebutuhan musiman, seperti pendaftaran sekolah atau kebutuhan rumah tangga tertentu, tidak sepenuhnya tepat. Perubahan harga emas tetap mengikuti mekanisme pasar global.
"Harga emas di Indonesia mengikuti pergerakan harga emas dunia. Jadi ketika harga emas dunia naik, harga di dalam negeri juga akan menyesuaikan," kata Deddy.
Editor : Arif Ardliyanto