447 Ribu Siswa Jatim Hadapi TKA 2026, Strategi Khusus Disiapkan untuk Dongkrak Nilai Siswa
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) 2026. Tahun ini, sebanyak 447.705 siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur dijadwalkan mengikuti dua asesmen tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Persiapan dilakukan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan kompetensi guru, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis literasi dan numerasi, hingga pemanfaatan teknologi digital agar capaian peserta didik semakin optimal.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan seluruh strategi yang disiapkan mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan TKA tahun sebelumnya. Dari evaluasi tersebut, kemampuan literasi dan numerasi masih menjadi aspek yang perlu mendapatkan perhatian lebih.
"Beberapa waktu lalu kami telah mengevaluasi hasil TKA 2025. Perbaikan difokuskan pada kompetensi yang masih perlu ditingkatkan, khususnya Bahasa Indonesia dan literasi serta Matematika dan numerasi. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah meningkatkan kompetensi guru dan memperkuat faktor-faktor pendukung pembelajaran," ujar Aries.
Menurut Aries, TKA bukan sekadar mengukur kemampuan akademik siswa. Asesmen ini juga menjadi instrumen penting dalam memetakan kualitas pendidikan sekaligus memastikan proses pembelajaran di setiap sekolah berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Untuk meningkatkan hasil TKA 2026, Dindik Jatim telah menyiapkan sejumlah program pendukung. Di antaranya analisis soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), pelatihan dan workshop bagi guru, pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar, hingga pembentukan TKA Clinic bagi sekolah yang masih memiliki capaian rendah.
Editor: Arif Ardliyanto