get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Sekadar Estetik, Karya Desain Interior Mahasiswa di Malang Ini Jawab Tantangan Zaman

Nilai Bagus Saja Tak Cukup, Ini Bekal yang Wajib Dimiliki Siswa Hadapi Era AI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:27 WIB
header img
Perkembangan AI dan profesi baru mengubah kebutuhan dunia kerja. Sekolah dan orang tua didorong membantu siswa mengenali potensi diri, membangun karakter, serta merancang karier sejak dini. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digitalisasi, dan lahirnya berbagai profesi baru mengubah wajah dunia kerja secara signifikan. Kondisi ini membuat prestasi akademik tidak lagi menjadi satu-satunya modal bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Di tengah perubahan yang berlangsung cepat, siswa dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, mengenali potensi diri, serta mampu menentukan arah pendidikan dan karier sejak dini. Sejumlah kalangan pendidikan menilai, pembentukan karakter kini memiliki peran yang sama pentingnya dengan pencapaian akademik.

Isu tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan pengenalan pendidikan dan perencanaan karier yang berlangsung di Surabaya pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Kegiatan itu menjadi wadah bagi siswa dan orang tua untuk memperoleh informasi mengenai pilihan pendidikan lanjutan, perkembangan dunia kerja, hingga cara mengenali minat dan bakat anak.

Kepala Sekolah High School Elyon Christian School, Jimy Hartanto, mengatakan sistem pendidikan perlu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman agar mampu melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.

"Di tengah perubahan dunia yang berlangsung begitu cepat, pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada pencapaian akademik. Generasi masa depan membutuhkan karakter yang kuat, kemampuan beradaptasi, keterampilan abad ke-21, serta arah yang jelas dalam menentukan masa depan mereka," ujar Jimy.

Menurutnya, kemampuan seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, hingga semangat belajar sepanjang hayat kini menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan. Bekal tersebut dinilai penting agar lulusan mampu mengikuti perubahan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa juga berdialog langsung dengan perwakilan sejumlah perguruan tinggi. Mereka memperoleh informasi mengenai program studi, peluang beasiswa, hingga prospek karier di berbagai bidang. Berbagai sesi diskusi dan lokakarya turut membantu peserta memahami keterkaitan antara minat, kemampuan, dan pilihan pendidikan yang akan diambil.

Sementara itu, Admission & Marketing Manager sekaligus Ketua Penyelenggara, Risiani Dewi, mengungkapkan masih banyak orang tua yang merasa kesulitan mendampingi anak menentukan masa depan.

"Banyak orang tua bertanya kepada kami, 'Bagaimana saya dapat membantu anak menemukan masa depannya?' Kami percaya setiap anak memiliki keunikan yang perlu dikenali dan dikembangkan agar dapat bertumbuh sesuai potensinya," katanya.

Pengamat pendidikan menilai keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam proses perencanaan karier anak. Orang tua diharapkan tidak sekadar menentukan pilihan sekolah atau jurusan, melainkan menjadi teman berdiskusi yang membantu anak memahami potensi, minat, dan cita-citanya.

Di sisi lain, sekolah juga memiliki tanggung jawab membangun lingkungan belajar yang mampu mengembangkan karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan memecahkan persoalan, selain meningkatkan prestasi akademik.

Pada akhirnya, memilih pendidikan tidak hanya soal menentukan jenjang sekolah atau program studi. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi langkah penting bagi siswa untuk mengenali dirinya sendiri sehingga lebih percaya diri dalam mengambil keputusan dan siap menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah.

Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik pun dinilai menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh, adaptif, dan mampu terus belajar. 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut