get app
inews
Aa Text
Read Next : Oknum Anggota Ormas Kuasai Paksa Ruko, Eri Cahyadi Tegaskan Surabaya Bersih dari Premanisme

Eri Cahyadi Minta Pengelola Mal Kurangi Tinggi Pagar Demi Estetika Kota

Senin, 03 Agustus 2026 | 15:46 WIB
header img
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta pengelola pusat perbelanjaan yang memasang pagar tinggi di area mal agar menyesuaikan desainnya. Tujuannya agar tidak mengganggu estetika kota. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi  menegaskan, pemasangan pagar tersebut hanya dilakukan di beberapa mal dan bukan karena situasi keamanan Surabaya yang tidak kondusif.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, kata dia, telah berkoordinasi dengan pihak pengelola mal dan menyarankan agar tinggi pagar dikurangi.

"Di Surabaya hanya beberapa mal saja yang memasang pagar tinggi. Kami sudah memberikan arahan agar pagarnya tidak terlalu tinggi karena dari sisi estetika kurang bagus," kata Eri, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, pagar yang terlalu tinggi justru dapat memunculkan kesan seolah-olah kondisi keamanan kota sedang tidak baik, padahal Surabaya tetap aman dan kondusif.

Pihaknya ingin ketika ada pagar, orang yang melintas tetap merasa nyaman, pencahayaan tetap baik. Bahkan kalau bisa diberi elemen yang memperindah seperti papan informasi atau media promosi. “Jangan sampai memberi kesan ada rasa takut, padahal Surabaya aman," ujarnya.

Eri menegaskan, Pemkot Surabaya tidak meminta seluruh pagar tersebut dibongkar. Namun, pihaknya mengusulkan agar desainnya disesuaikan. Sehingga tetap berfungsi tanpa mengurangi keindahan kawasan.

"Kami sudah meminta agar pagarnya diturunkan, tidak terlalu tinggi. Ini juga hanya terjadi di dua atau tiga mal saja, bukan seluruh pusat perbelanjaan di Surabaya," katanya.

Menanggapi anggapan bahwa pagar dipasang sebagai langkah antisipasi terhadap demonstrasi atau potensi kerusuhan, Eri memastikan pihak pengelola mal tidak pernah menyampaikan alasan tersebut saat berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya.

Menurutnya, pengelola menjelaskan pemasangan pagar lebih bertujuan mengarahkan mobilitas pejalan kaki agar tidak menyeberang sembarangan.

"Mereka menyampaikan agar masyarakat tidak melompati pagar, terutama di sekitar Tunjungan Plaza. Di lokasi itu sudah tersedia jembatan penyeberangan orang (JPO), tetapi masih ada yang menyeberang langsung di depan mal. Pagar itu dipasang untuk mengarahkan orang agar menggunakan jalur yang semestinya," jelasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut