Harga Emas Turun, Investor Jangka Pendek Mulai Jual Aset, Minat Menabung di Jatim Tetap Bertahan
Menurut Ahmad, karakter investor di Jawa Timur masih didominasi oleh masyarakat yang memiliki tujuan keuangan jangka panjang. Karena itu, fluktuasi harga emas tidak serta-merta membuat permintaan logam mulia menurun drastis.
Ia juga menilai pergerakan harga emas hingga akhir 2026 masih akan dipengaruhi berbagai faktor eksternal, terutama kebijakan suku bunga global. Perubahan arah kebijakan bank sentral di sejumlah negara dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.
Meski demikian, Ahmad menegaskan tidak ada pihak yang dapat memastikan arah harga emas dalam beberapa bulan mendatang. Analisis yang dilakukan lebih mengacu pada tren pergerakan pasar dibandingkan memberikan proyeksi harga secara spesifik.
"Kami tidak memiliki kewenangan memprediksi harga emas secara pasti. Di kantor pusat memang ada tim yang melakukan analisis, tetapi kami lebih melihat rata-rata pergerakan harga dibandingkan memberikan angka pasti," tuturnya.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih menjadi salah satu pilihan investasi yang banyak diminati masyarakat karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Kondisi ini membuat permintaan emas untuk tabungan dan investasi diperkirakan tetap bertahan meski harga sedang mengalami koreksi.
Editor: Arif Ardliyanto