get app
inews
Aa Text
Read Next : Oknum Anggota Ormas Kuasai Paksa Ruko, Eri Cahyadi Tegaskan Surabaya Bersih dari Premanisme

Pakuwon Siap Sesuaikan Tinggi Pagar Mal, Ikuti Imbauan Wali Kota Surabaya

Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:57 WIB
header img
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi. (Foto : tangkapan layar akun instagram @tanpurnomosidi).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pakuwon Group memastikan akan menyesuaikan tinggi pagar di sejumlah pusat perbelanjaan miliknya di Surabaya. Ini dilakukan menyusul imbauan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar pagar tidak terlalu tinggi demi menjaga estetika kota.

Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengatakan penyesuaian akan dilakukan pada pagar di Tunjungan Plaza (TP) dan Pakuwon Mall Surabaya.

"Kami akan rapikan, sesuai imbauan Wali Kota Surabaya Pak Eri Cahyadi untuk menjaga estetika kota," kata Sutandi kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, pagar di dua pusat perbelanjaan tersebut akan dipendekkan karena dinilai menutupi tampilan bangunan utama.

"Yang kita rapikan atau dipendekkan di TP sama Pakuwon Barat. Karena secara estetika menutup gedung utama di dua lokasi itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses penyesuaian dilakukan dengan melepas pagar terlebih dahulu, kemudian memotongnya agar lebih rendah sebelum dipasang kembali. "Jadi dipendekkan, dipotong lebih pendek. Kita lepas dulu, kemudian dipendekkan, baru dipasang lagi," jelasnya.

Sutandi menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan Pakuwon Group terhadap upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam menjaga wajah kota. "Pesannya untuk menjaga estetika Kota Surabaya," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta pengelola pusat perbelanjaan yang memasang pagar tinggi agar menyesuaikan desainnya sehingga tidak mengganggu estetika kota.

Eri menegaskan, pemasangan pagar tinggi hanya dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan dan bukan karena kondisi keamanan Surabaya yang tidak kondusif.

"Di Surabaya hanya beberapa mal saja yang memasang pagar tinggi. Kami sudah memberikan arahan agar pagarnya tidak terlalu tinggi karena dari sisi estetika kurang bagus," ujar Eri, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, pagar yang terlalu tinggi dapat menimbulkan kesan seolah-olah kondisi keamanan kota sedang mengkhawatirkan, padahal Surabaya tetap aman dan kondusif.

Ia berharap keberadaan pagar tetap memberikan rasa aman tanpa mengurangi kenyamanan maupun keindahan kawasan.

"Kami ingin ketika ada pagar, orang yang melintas tetap merasa nyaman, pencahayaan tetap baik, bahkan kalau bisa diberi elemen yang memperindah seperti papan informasi atau media promosi. Jangan sampai memberi kesan ada rasa takut, padahal Surabaya aman," tuturnya.

Eri juga menegaskan Pemkot Surabaya tidak meminta pagar tersebut dibongkar seluruhnya. Namun, pihaknya mengusulkan agar tinggi pagar disesuaikan sehingga tetap berfungsi tanpa mengurangi estetika kota.

"Kami sudah meminta agar pagarnya diturunkan, tidak terlalu tinggi. Ini juga hanya terjadi di dua atau tiga mal saja, bukan seluruh pusat perbelanjaan di Surabaya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut