5 UMKM Ini Jadi Sorotan Saat Pameran di Surabaya, Produk Lokal Curi Perhatian Pengunjung
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Peluang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar semakin terbuka. Melalui ajang Surabaya Great Expo (SGE) 2026, perusahaan BUMN ini memberikan ruang bagi mitra binaannya untuk menampilkan produk unggulan sekaligus memperluas jaringan bisnis di hadapan ribuan pengunjung.
Pameran yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 ini menjadi etalase produk lokal sekaligus wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan pelaku UMKM dalam memperkuat perekonomian daerah.
Surabaya Great Expo 2026 secara resmi dibuka oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan BUMN, BUMD, perusahaan swasta, komunitas, hingga pelaku UMKM dari berbagai daerah.
Pada gelaran tahun ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus membawa lima mitra binaan terbaik, yakni Naysyifa Craft, Mr. Umbu Randa, Feby Craft, Kayu Wooden Craft, dan Terras Co. Masing-masing menghadirkan produk kreatif yang memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari fesyen, kerajinan rajut, mainan edukatif berbahan kayu, hingga kain tenun khas Sumba yang dipadukan dengan sentuhan desain modern tanpa meninggalkan nilai budaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, Surabaya Great Expo bukan sekadar pameran produk, melainkan ruang kolaborasi yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM.
"Surabaya Great Expo bukan sekadar pameran produk, tetapi menjadi panggung kolaborasi, inovasi, dan optimisme bagi kebangkitan ekonomi Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen mendorong UMKM naik kelas melalui berbagai program pendampingan, mulai dari fasilitasi legalitas usaha, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga penguatan kapasitas melalui pelatihan dan pemasaran digital," ujar Eri.
Senada dengan itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Surabaya Great Expo merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat kapasitas usaha mitra binaan sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.
Menurutnya, setiap produk yang dibawa para mitra memiliki keunggulan dan nilai tambah yang mampu bersaing di pasar nasional.
"Kami percaya setiap produk mitra binaan memiliki keunikan dan kualitas yang mampu bersaing. Melalui keikutsertaan dalam Surabaya Great Expo 2026, Pertamina ingin membuka peluang yang lebih luas bagi mitra binaan untuk memperkenalkan produknya, membangun jejaring bisnis, serta menjangkau pasar baru. Kami berharap pameran ini menjadi momentum bagi mitra binaan untuk terus berkembang, meningkatkan daya saing, dan naik kelas," kata Ahad.
Salah satu peserta, Lazarus, pemilik usaha Umbu Randa, mengaku bangga dapat membawa kain tenun khas Sumba, Nusa Tenggara Timur, ke ajang tersebut. Baginya, setiap helai tenun tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menyimpan cerita dan identitas budaya yang patut diperkenalkan kepada masyarakat luas.
"Kami bangga dapat membawa tenun khas Sumba NTT ke Surabaya Great Expo. Setiap lembar kain yang kami tampilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan cerita, tradisi, dan identitas budaya masyarakat Sumba. Terima kasih kepada Pertamina yang terus memberikan kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan karya lokal kepada pasar yang lebih luas," ungkap Lazarus.
Melalui keikutsertaan dalam Surabaya Great Expo 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus memperkuat perannya dalam mendampingi UMKM agar semakin kompetitif. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar, mendorong lahirnya kolaborasi strategis, serta membawa produk-produk lokal Indonesia menembus pasar nasional hingga internasional.
Editor: Arif Ardliyanto