Warga Surabaya Antusias Cek Kesehatan, dari Gula Darah hingga Kolesterol
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Sejumlah warga Surabaya memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka melalui pemeriksaan kesehatan di kawasan Karang Asem, Surabaya. Sebelum menjalani pemeriksaan, peserta terlebih dahulu menjalani puasa selama 8 hingga 12 jam sesuai anjuran medis.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut digelar untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan, khususnya sejumlah indikator metabolik yang dapat menjadi gambaran awal kondisi tubuh. Pemeriksaan meliputi gula darah, asam urat, kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida, rasio lipid, hingga non-HDL kolesterol.
Bagi sebagian peserta, pemeriksaan tersebut menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan yang selama ini belum tentu dirasakan melalui gejala sehari-hari.
Setelah hasil pemeriksaan diperoleh, peserta juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi dengan dokter, dr. Violetta Wika Pratama. Konsultasi dilakukan untuk membantu peserta memahami hasil pemeriksaan sekaligus mengetahui langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan.
Dalam konsultasi tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai angka hasil pemeriksaan. Pola makan, aktivitas fisik, serta kebiasaan sehari-hari turut menjadi bagian dari pembahasan.
Perwakilan manajemen Apoteka Bahagia Medifarma, Eddy Triswanto Setyoadi, mengatakan antusiasme warga menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui langkah preventif.
“Antusiasme masyarakat menunjukkan semakin banyak warga yang mulai menyadari pentingnya langkah preventif dalam menjaga kesehatan,” ujar Eddy, Senin (10/8/2026).
Menurut Eddy, pemeriksaan kesehatan sebaiknya tidak berhenti pada kegiatan pengecekan darah. Hasil pemeriksaan dapat menjadi bahan evaluasi bagi masyarakat untuk memperbaiki pola hidup maupun melakukan konsultasi lanjutan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya mengetahui hasil pemeriksaannya, tetapi juga memahami apa yang harus dilakukan setelah mengetahui hasil tersebut. Jadi, pemeriksaan ini bisa menjadi momentum untuk mulai menerapkan pola hidup yang lebih sehat,” katanya.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan karena sejumlah gangguan kesehatan dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Melalui pemeriksaan, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenali potensi risiko kesehatan lebih dini.
“Yang paling penting adalah kesadaran untuk mengetahui kondisi tubuh sejak awal. Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau sakit baru melakukan pemeriksaan,” ujar Eddy.
Bagi warga yang mengikuti pemeriksaan, hasil tes menjadi kesempatan untuk lebih memahami kondisi tubuh masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan melakukan upaya pencegahan secara berkelanjutan.
Editor : Arif Ardliyanto