get app
inews
Aa Text
Read Next : Kawasan Industri Berkonsep Smart-Eco Hadir di Lamongan, Bidik Investasi dan Hilirisasi

HUT RI, Ketua PKS Jatim Serukan Kritik terhadap Kekuasaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:18 WIB
header img
Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ketua DPW PKS Jawa Timur (Jatim) Bagus Prasetia Lelana mendorong masyarakat untuk aktif mengawasi dan mengkritik jalannya pemerintahan.

Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam menjaga demokrasi dan memastikan kekuasaan tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Bagus saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor DPW PKS Jatim, Senin (17/8/2026).

Dalam pidatonya, Bagus menegaskan pengawasan terhadap pemerintah harus dilakukan secara konstruktif dan bermartabat. Ia mengingatkan agar kritik tidak diwujudkan melalui tindakan anarkis yang justru dapat merugikan masyarakat.

“Awasi dan beri kritik pada kekuasaan secara konstruktif dan bermartabat, tidak dengan cara anarki,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, semangat tersebut merupakan bagian dari upaya merawat demokrasi sekaligus memastikan kekuasaan tetap berjalan untuk kepentingan rakyat.

Bagus juga menegaskan, kemerdekaan harus diisi dengan karakter bangsa yang kuat. Ada tiga nilai yang perlu terus dijaga, yakni siaga, berani, dan setia.

“Kita butuh karakter bangsa yang kuat. Kita membutuhkan semangat siaga, berani, setia,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, sikap siaga berarti kesiapan menghadapi perubahan, ancaman, dan berbagai persoalan bangsa. Sikap tersebut juga diwujudkan dengan kesiapan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.

“Siaga menghadapi perubahan, siaga terhadap ancaman, siaga terhadap persoalan bangsa dan siaga untuk hadir ketika rakyat membutuhkan,” katanya.

Sementara keberanian, lanjut Bagus, harus diwujudkan dengan membela kebenaran, memperjuangkan keadilan, menghadapi tantangan, serta berani mengambil tanggung jawab untuk kemajuan Indonesia.

Namun, ia menegaskan keberanian harus diiringi dengan kesetiaan terhadap fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus setia kepada Pancasila dan konstitusi. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, setia kepada cita-cita pendiri bangsa dan setia dalam pengabdian kepada rakyat,” tegasnya.

Momentum HUT ke-81 RI juga dimanfaatkan Bagus untuk kembali menegaskan sikap PKS terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Ia mengingatkan bahwa Pembukaan UUD 1945 menegaskan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Bagus menyebut Palestina sebagai salah satu bangsa yang termasuk paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia. Namun, hingga kini masyarakat Palestina masih menghadapi penderitaan akibat konflik dan pendudukan.

“Sudah selayaknya dalam setiap momen Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tegaskan kembali sikap kita untuk membela Palestina,” katanya.

Ia juga mendorong parlemen dan seluruh komponen bangsa Indonesia untuk terus menyuarakan perjuangan kemerdekaan Palestina.

Bagus turut mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia memberikan beasiswa kepada mahasiswa Palestina yang menempuh pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, makna kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa. Generasi saat ini juga memiliki tanggung jawab menentukan warisan yang akan diberikan kepada generasi berikutnya.

“Pada akhirnya kemerdekaan bukan hanya tentang apa yang telah diwariskan para pendiri bangsa kepada kita, tetapi juga tentang apa yang akan kita wariskan kepada generasi setelah kita,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut