Jelang Muktamar Ke-35 NU, Gus Lilur Berharap Proses Suksesi Bebas dari Intervensi Kekuasaan
JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Tokoh masyarakat sekaligus Kiai Kampung asal Situbondo, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar dapat memastikan proses suksesi kepemimpinan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama berjalan independen, murni, dan bebas dari campur tangan kekuasaan.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Gus Lilur mengungkapkan, langkah ini merupakan bentuk kecintaan warga Nahdliyin terhadap netralitas organisasi. Ia berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan nama baik Presiden maupun fasilitas jabatan untuk kepentingan politik praktis dalam pemilihan pengurus mendatang di Muktamar NU.
"Sebagai warga Nahdlatul Ulama, saya memohon agar Bapak Presiden Prabowo dapat memastikan tidak ada pihak yang mengatasnamakan beliau demi kepentingan politik pribadi dalam dinamika kepemimpinan organisasi," ujar Gus Lilur dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Penulis buku Prabowo untuk Indonesia Raya ini meyakini bahwa Presiden Prabowo sangat menghormati independensi lembaga keagamaan.
Oleh karena itu, ia mendorong kepala negara untuk mengingatkan jajaran di lingkungannya agar tetap menjaga batasan dan tidak melibatkan diri dalam urusan internal organisasi ulama tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar