Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kutukan 35 Tahun Pecah! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Takluk 4-2 Lewat Adu Penalti
Advertisement . Scroll to see content

Juara Piala Presiden 2026 Belum Bikin Persebaya Puas, Tavares Bongkar Misi Rahasia di Thailand

Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:53 WIB
  • author Saiful Arif
Juara Piala Presiden 2026 Belum Bikin Persebaya Puas, Tavares Bongkar Misi Rahasia di Thailand
Persebaya Surabaya menjalani pemusatan latihan di Thailand hingga 27 Agustus sebagai persiapan terakhir menuju Super League 2026/2027. (Foto iNewsSurabaya.id/Alup).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Trofi Piala Presiden 2026 sudah berada di tangan. Namun, Persebaya Surabaya tidak ingin terlalu lama larut dalam euforia. Tantangan yang jauh lebih panjang kini menanti di Super League 2026/2027.

Green Force memilih Thailand sebagai tempat untuk menggodok persiapan terakhir sebelum kompetisi resmi bergulir. Francisco Rivera dan kawan-kawan bertolak ke Thailand pada Selasa (18/8/2026) dan dijadwalkan menjalani pemusatan latihan hingga 27 Agustus.

Bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, training camp tersebut bukan sekadar agenda pramusim. Pemusatan latihan menjadi kesempatan untuk memberikan sentuhan terakhir terhadap skuad setelah menjalani rangkaian persiapan sejak awal Juli.

"Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi," kata Bernardo Tavares.

Persebaya datang ke Thailand dengan modal positif. Lima pertandingan telah mereka jalani di Piala Presiden 2026 dan semuanya berujung pada pencapaian penting berupa gelar juara.

Namun, Tavares tidak ingin menjadikan hasil tersebut sebagai alasan untuk berhenti melakukan pembenahan. Seluruh catatan selama pramusim akan menjadi bahan evaluasi untuk melihat bagian mana yang masih perlu ditingkatkan.

Thailand pun dipilih sebagai tempat untuk mengasah kembali kemampuan tim. Skuad Persebaya diharapkan bisa meningkatkan intensitas latihan sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan sebelum menghadapi kompetisi yang berlangsung jauh lebih panjang.

Ada alasan lain mengapa pemusatan latihan di luar negeri dinilai penting bagi Persebaya. Tavares ingin membangun hubungan yang lebih kuat di antara pemain.

Selama berada di Thailand, pemain dan staf pelatih akan menghabiskan sebagian besar waktu secara bersama-sama. Kondisi tersebut dianggap bisa mempercepat proses membangun chemistry di dalam tim.

"Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam. Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun," ujar Tavares.

Menurut dia, kekompakan akan menjadi modal penting ketika Persebaya menghadapi situasi sulit sepanjang musim.

"Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain," lanjutnya.

Lingkungan Baru Jadi Suntikan Motivasi

Pindah sementara dari Surabaya juga diharapkan memberikan efek positif bagi pemain. Rutinitas yang selama ini dijalani di kandang sendiri diganti dengan suasana baru, termasuk menghadapi lingkungan latihan dan lawan yang berbeda.

Tavares menilai perubahan atmosfer tersebut dapat membantu pemain keluar dari zona nyaman sekaligus mendapatkan pengalaman baru.

"Pemusatan latihan di negara yang berbeda juga memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang," ungkapnya.

Selain aspek fisik dan taktik, mentalitas menjadi bagian penting yang ingin dibentuk selama berada di Thailand.

Tavares ingin pemain Persebaya tidak hanya memahami tugas masing-masing di lapangan. Mereka juga dituntut memiliki karakter pemenang dan mampu mengutamakan kepentingan tim.

"Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim. Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik," jelasnya.

Dengan demikian, training camp di Thailand menjadi fase penting bagi Persebaya sebelum memasuki pertarungan sebenarnya. Empat aspek menjadi perhatian utama, yakni fisik, taktik, mentalitas, dan kekompakan tim.

Gelar Piala Presiden 2026 memang menjadi awal yang menjanjikan. Namun, Bajol Ijo kini harus membuktikan bahwa kesuksesan tersebut bukan sekadar hasil dari momentum pramusim.

Super League 2026/2027 akan menjadi ujian sesungguhnya. Persebaya berharap pulang dari Thailand bukan hanya membawa pengalaman baru, tetapi juga fondasi kuat untuk menghadapi kerasnya kompetisi satu musim penuh.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut