get app
inews
Aa Text
Read Next : Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 1.006 Hektare

Karhutla Gunung Arjuno Meluas, Area Terdampak Capai 146,85 Hektare

Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:32 WIB
header img
Gunung Arjuno Welirang terbakar, luas area terdampak mencapai 146,85 hektare. (Foto : istimewa).

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno Welirang, Kabupaten Pasuruan, hingga hari ketujuh penanganan pada Selasa (25/8/2026), telah meluas mencapai 146,85 hektare.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kebakaran. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara.

Melalui jalur udara, BPBD Jatim mengintensifkan operasi water bombing menggunakan Helikopter PK-DAP dengan kapasitas 1.000 liter air. Hingga Selasa pukul 12.00 WIB, sebanyak delapan sortie telah dilakukan dengan total 8.000 liter air dicurahkan ke kawasan terdampak.

Pemadaman dari udara dilakukan karena masih terdapat dua titik api di bawah puncak Gunung Arjuno. Lokasi tersebut sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto turut memantau kondisi kawasan terdampak melalui helikopter. Dari pantauan udara, sejumlah titik terlihat telah padam. Namun, masih terdapat dua lokasi yang mengeluarkan asap dan terlihat menyala.

Gatot mengatakan, api sebelumnya sempat padam pada Jumat (21/8/2026). Namun, perubahan kondisi cuaca menyebabkan api kembali muncul.

“Mulai saat itulah kita laksanakan water bombing. Hanya saja, karena cuaca di Arjuno ini mudah berubah, maka water bombing tidak selalu bisa kita laksanakan,” ujar Gatot.

Dengan luas area terdampak yang telah mencapai 146,85 hektare, BPBD Jatim terus berupaya mempercepat pengendalian agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lainnya.

Gatot berharap operasi water bombing dapat dilakukan secara maksimal. Upaya tersebut diharapkan mampu menjangkau titik api yang sulit diakses melalui jalur darat. “Selain pemadaman melalui udara, sekitar 30 personel gabungan juga masih melakukan penanganan melalui jalur darat,” katanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut