Kinerja Penjualan Otomotif Nasional Tumbuh 18,3 Persen, Tembus 517.000 Unit
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kinerja industri otomotif nasional menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Penjualan domestik pada Januari-Juli 2026 mencapai 517.000 unit secara wholesales, tumbuh 18,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara penjualan secara ritel mencapai 511.000 unit atau tumbuh 12,3 persen secara tahunan. Khusus Juli 2026, penjualan tercatat sekitar 81.000 unit atau meningkat 33,3 persen dibandingkan Juli tahun lalu.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan pasar otomotif nasional, utamanya di Jawa Timur (Jatim) masih memiliki prospek positif.
“Jatim memiliki jumlah kendaraan yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 23 Februari 2026, jumlah mobil penumpang di Jatim mencapai 5,58 juta unit, tertinggi di Indonesia,” katanya saat membuka GIIAS Surabaya 2026 di Grand City Convex, Surabaya, Rabu (26/8/2026).
Pertumbuhan kendaraan elektrifikasi turut menjadi salah satu perhatian dalam GIIAS 2026 Surabaya tahun ini. Sejumlah produsen menghadirkan kendaraan listrik dan teknologi elektrifikasi untuk memperkuat pasar Jatim.
Salah satunya BAIC Indonesia yang membawa sejumlah produk, yakni BJ40 Plus, X55 II, BJ30 HE, serta BAIC T1 yang menjadi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) pertama BAIC di Indonesia.
CEO BAIC Indonesia Johnnathan Salim mengatakan Jatim merupakan salah satu pasar penting bagi perkembangan bisnis BAIC. Selama tiga tahun beroperasi di Indonesia, BAIC telah memperluas jaringan dealer hingga 16 titik.
“Pada semester pertama 2026, penjualan BAIC Indonesia tercatat tumbuh 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” katanya.
BAIC T1 menjadi salah satu produk yang diperkenalkan kepada masyarakat Surabaya. Kendaraan tersebut mengusung konsep The Spacious Smart EV, dengan menawarkan kombinasi ruang kabin, teknologi, fitur keselamatan, dan kenyamanan berkendara.
Hasil pengujian menunjukkan konsumsi energi rata-rata 14,72 kWh per 100 kilometer. Selain efisiensi, kenyamanan suspensi, kekedapan kabin, ruang interior, dan fitur Auto Parking Assist menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian.
COO BAIC Indonesia Dhani Yahya mengatakan pengujian tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai penggunaan kendaraan dalam kondisi berkendara sehari-hari.
“Kami ingin rekan-rekan media merasakan sendiri bagaimana BAIC T1 digunakan dalam kondisi nyata, bukan hanya melihat spesifikasi di atas kertas,” katanya.
Editor : Arif Ardliyanto