get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga Komponen Global Melonjak, Banderol Elektronik Ritel Ikut Terkerek

BBM Mobil Makin Boros? Ini Penyebab yang Wajib Diketahui

Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:58 WIB
header img
Salah satu penyebab mobil menjadi lebih boros BBM adalah oli mesin yang sudah terlalu lama digunakan. (Foto : istimewa/ilustrasi).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang tiba-tiba meningkat kerap membuat pemilik mobil mengubah gaya berkendara atau mengurangi penggunaan AC. Padahal, mobil boros BBM tidak selalu disebabkan kebiasaan pengemudi.

Dalam sejumlah kasus, konsumsi BBM yang semakin tinggi bisa menjadi tanda performa sejumlah komponen kendaraan mulai menurun. Kondisi tersebut terkadang tidak langsung terasa karena mobil masih dapat digunakan secara normal.

Jika dibiarkan, selain membuat biaya pembelian BBM membengkak, masalah pada kendaraan juga berpotensi merembet ke komponen lain dan membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.

Salah satu penyebab mobil menjadi lebih boros BBM adalah oli mesin yang sudah terlalu lama digunakan. Oli dapat kehilangan kemampuan optimalnya dalam melumasi komponen mesin sehingga gesekan meningkat. Kondisi ini membuat kerja mesin lebih berat dan berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Penggantian oli secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan penting dilakukan untuk menjaga performa mesin tetap optimal.

Selain oli, filter udara yang kotor juga dapat memengaruhi efisiensi bahan bakar. Filter berfungsi menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran. Ketika terlalu kotor, aliran udara dapat terganggu sehingga proses pembakaran tidak berlangsung optimal. Akibatnya, mesin bisa membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama.

Tekanan ban yang tidak sesuai standar juga perlu diperhatikan. Tekanan angin yang terlalu rendah meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan. Pemilik mobil disarankan memeriksa tekanan ban secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.

Penyebab lainnya adalah busi yang mulai aus. Kondisi ini dapat mengganggu proses pembakaran di dalam mesin. Gejalanya antara lain tarikan kendaraan terasa berat, mesin bergetar, hingga konsumsi BBM meningkat.

Pemeriksaan dan penggantian busi sesuai jadwal servis menjadi bagian penting untuk menjaga sistem pembakaran tetap bekerja optimal.

Kebiasaan menunda servis berkala juga tidak boleh dianggap sepele. Servis berkala bukan hanya mengganti oli, tetapi juga mencakup pemeriksaan berbagai komponen, seperti filter udara, sistem pembakaran, rem, tekanan ban, hingga cairan kendaraan.

Pemeriksaan secara rutin dapat membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal sebelum berdampak pada performa kendaraan dan efisiensi BBM.

CEO Garasi id Ardyanto Alam mengatakan, pemilik kendaraan kerap baru menyadari adanya masalah setelah konsumsi BBM meningkat atau performa mobil mulai menurun.

“Mobil yang rutin dirawat biasanya memiliki performa mesin yang lebih optimal dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Servis berkala juga membantu mendeteksi potensi kerusakan sejak dini. Sehingga pemilik kendaraan tidak perlu mengeluarkan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari,” ujar Ardyanto, Kamis (27/8/2026).

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut