Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun PBNU Profesional dan Egaliter: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur
Advertisement . Scroll to see content

Buka Safari Kebangsaan di Jatim, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Hadiri Muktamar ke-35 NU

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:29 WIB
  • author Lukman Hakim
Buka Safari Kebangsaan di Jatim, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Hadiri Muktamar ke-35 NU
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dan Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana menghadiri Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dan Ketua DPW PKS Jawa Timur (Jatim), Bagus Presetia Lelana menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana menyebutkan, kehadiran PKS menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi terhadap peran NU dalam perjalanan bangsa dan kehidupan masyarakat Jatim. Menurutnya, Muktamar NU di Jombang memiliki makna khusus bagi Jatim.

“NU tidak hanya memiliki akar sejarah yang kuat di provinsi ini, tetapi juga memiliki jaringan pesantren dan masyarakat yang sangat luas. Karena itu, Muktamar NU di Jombang ini bukan hanya menjadi momentum bagi NU, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jatim,” ujar Bagus, Jumat (28/8/2026).

Besarnya ekosistem pesantren di Jatim menjadi salah satu indikator kuat posisi strategis tersebut. Data Kementerian Agama per 2025 mencatat terdapat 7.347 pondok pesantren di Jatim, menjadikannya provinsi dengan jumlah pesantren terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Barat.

“Pesantren memiliki peran besar dalam pendidikan, pembentukan karakter, pemberdayaan masyarakat dan menjaga tradisi keislaman yang moderat. Jatim memiliki modal sosial yang sangat besar dari ekosistem tersebut,” kata Bagus.

Ia berharap Muktamar ke-35 NU menghasilkan keputusan-keputusan yang semakin memperkuat kontribusi NU bagi kemaslahatan umat dan bangsa. Terlebih, tema Muktamar, “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa”, dinilai sejalan dengan tantangan masyarakat yang membutuhkan semakin banyak kolaborasi dan pelayanan.

“Harapannya, NU ke depan semakin kuat dalam memberikan khidmah kepada masyarakat, menjaga persatuan bangsa dan ikut menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Bagus menegaskan, PKS Jatim memandang Jatim bukan sekadar lokasi penyelenggaraan Muktamar, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga suasana kebersamaan dan persaudaraan selama berlangsungnya agenda tersebut.

“Jatim adalah rumah bagi banyak pesantren dan komunitas keislaman. Semangat persaudaraan, gotong royong dan kemaslahatan yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Jatim harus terus kita rawat,” pungkasnya.

Muktamar ke-35 NU berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Pembukaan Muktamar dijadwalkan dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut