get app
inews
Aa Text
Read Next : Geger, Turis Rusia Ditangkap di Banyuwangi, Polisi Temukan 11 Gram Ganja di Kamar

Antrean Kendaraan Mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Polisi Turun Tangan Atur Arus

Kamis, 03 September 2026 | 08:14 WIB
header img
Antrean kendaraan memadati Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. Polresta Banyuwangi menerjunkan personel untuk mengatur arus dan mengurai kepadatan. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Antrean kendaraan mulai memadati kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (3/9/2026). Kondisi tersebut membuat kepolisian bergerak cepat untuk mengantisipasi kepadatan semakin panjang di jalur menuju penyeberangan Jawa-Bali.

Polresta Banyuwangi menerjunkan sejumlah personel untuk mengatur lalu lintas di kawasan Ketapang. Petugas tidak hanya ditempatkan di sekitar akses masuk pelabuhan, tetapi juga di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur pergerakan kendaraan.

Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan tetap bergerak dan antrean tidak menimbulkan kemacetan yang meluas. Situasi lalu lintas juga dipantau secara berkala sehingga pola pengaturan dapat disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, mengatakan penempatan personel merupakan bagian dari langkah antisipasi menghadapi kepadatan kendaraan di kawasan Pelabuhan Ketapang.

“Kami memastikan arus lalu lintas tetap terkendali dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. Personel sudah ditempatkan pada titik-titik yang mengalami kepadatan untuk melakukan pengaturan secara situasional sesuai kondisi di lapangan,” ujar Rofiq.

Menurutnya, kawasan Ketapang menjadi salah satu titik penting dalam pergerakan kendaraan karena merupakan akses utama masyarakat yang hendak menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang dari Jawa menuju Bali.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut