get app
inews
Aa Text
Read Next : Sampit Diselimuti Kabut Asap, 204 Titik Panas Muncul dalam 24 Jam, Jarak Pandang Cuma 300 Meter

Kebakaran Meluas ke Kawah Ijen, Jalur Pendakian Ditutup Total hingga Waktu Belum Ditentukan

Jum'at, 04 September 2026 | 14:57 WIB
header img
Kebakaran meluas ke kawasan TWA Kawah Ijen, Banyuwangi. Jalur pendakian ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan demi keselamatan wisatawan. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Untuk memperkuat penanganan, pos pemantauan karhutla disiapkan di kawasan Paltuding. Pos tersebut dilengkapi mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional BPBD dan personel yang bersiaga.

Penanganan kebakaran di kawasan Ijen bukan perkara mudah. Kontur wilayah yang dipenuhi tebing dan jurang curam membuat kendaraan sulit menjangkau sejumlah titik yang terbakar.

BPBD Banyuwangi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk membahas kemungkinan penggunaan jalur udara dalam proses pemadaman.

"Selain penanganan dari darat, BPBD Banyuwangi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk membahas kemungkinan penanganan melalui jalur udara," kata Partana.

Petugas telah menyiapkan sekitar 15 unit jet pump untuk membantu proses pemadaman. Peralatan tersebut memiliki kemampuan jangkauan semprotan sekitar 15 meter.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Nur Patria Murniawan membenarkan bahwa jalur pendakian Kawah Ijen ditutup untuk sementara.

Menurutnya, penutupan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kebakaran dan keselamatan pengunjung.

"Hari ini memang jadwalnya tutup karena ada kegiatan Rijig-rijig Kawah Ijen, karena ada kebakaran, kita tutup mulai hari ini jalur pendakian sampai waktu yang tidak ditentukan, menunggu api padam," terang Nur Patria Murniawan.

Patria menyebut situasi masih harus diwaspadai. Kobaran api disebut semakin membesar dan telah memasuki kawasan TWA Ijen, tepatnya di sekitar Pondok Bunder.

"Api saat ini semakin membesar dan sudah masuk kawasan TWA Ijen, tepatnya di sekitar Pondok Bunder. Kami bersama tim juga teman-teman pecinta alam, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar langsung melakukan upaya pemadaman," ujarnya.

Selain kondisi medan, faktor angin juga menjadi perhatian petugas. Angin yang cukup kencang dikhawatirkan membuat api lebih cepat merambat ke area lain.

Karena itu, masyarakat maupun wisatawan diminta tidak memaksakan diri masuk ke kawasan Kawah Ijen selama jalur pendakian masih ditutup.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama wisatawan, untuk bersabar dan selalu mengikuti informasi terbaru dari petugas," pintanya.

Hingga kini, proses pemadaman dan pemantauan masih dilakukan oleh tim gabungan. Waktu pembukaan kembali jalur pendakian Kawah Ijen belum ditentukan dan akan menunggu perkembangan kondisi kebakaran serta hasil evaluasi petugas di lapangan.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut