120 Ahli Pasang Keramik Jatim Adu Keterampilan, Berebut Tiket ke Ajang Internasional
SURABAYA, iNewsSurabaya.id — Sebanyak 60 tim atau 120 ahli pasang keramik dari berbagai wilayah di Jawa Timur (Jatim ) mengikuti kompetisi pemasangan keramik di Maspion Square, Surabaya.
Mereka bersaing menunjukkan keterampilan sekaligus memperebutkan tiket menuju ajang kompetisi tingkat internasional. Kompetisi bertajuk Sika Indonesia Tiler Competition 2026 tersebut menguji kemampuan peserta dalam memasang keramik.
Para tim dan ahli harus memperhatikan ketepatan teknik, presisi, kualitas hasil akhir, efisiensi waktu, serta penerapan keselamatan kerja.
Dalam kompetisi tersebut, setiap tim terdiri dari dua peserta yang menyelesaikan tantangan pemasangan sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Salah satu material yang digunakan adalah perekat keramik SikaCeram-180 GA.
Distribution Manager Sika Indonesia Basuki Setiawan mengatakan, kompetisi tersebut untuk mendorong peningkatan keterampilan tenaga pemasang keramik.
“Kami juga ingin memberikan ruang bagi para tukang untuk menunjukkan kemampuan dan meningkatkan kualitas pemasangan keramik sesuai standar internasional,” ujar Basuki, Senin (7/9/2026).
Menurut dia, kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan bagi tenaga terampil Indonesia untuk berkompetisi di tingkat global.
Rangkaian kompetisi digelar di tiga wilayah, yakni Jawa Tengah, Jatim, dan Jabodetabek. Babak kualifikasi pertama berlangsung di Semarang pada 19 Juli 2026, kemudian dilanjutkan di Surabaya dan Jabodetabek.
Para pemenang dari masing-masing wilayah selanjutnya akan bertemu dalam Grand Final di Jakarta. Pemenang Grand Final akan mendapat kesempatan mewakili Indonesia dalam Global Tiler Competition 2027 di China.
Ajang internasional tersebut akan mempertemukan ahli pasang keramik dari berbagai negara di kawasan Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia.
Secara keseluruhan, rangkaian kompetisi diperkirakan diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi keterampilan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengukur kemampuan dengan standar pemasangan keramik yang lebih tinggi.
Basuki menambahkan, dukungan terhadap komunitas tenaga pemasang keramik juga dilakukan melalui sejumlah program lain, termasuk program loyalitas bagi pengguna produk.
“Kami berharap berbagai kegiatan tersebut dapat mendorong tenaga pemasang keramik untuk terus meningkatkan keahlian sekaligus menjaga kualitas pekerjaan,” jelasnya.
Editor: Arif Ardliyanto