get app
inews
Aa Text
Read Next : Strategi Pelaku Industri Otomotif Hadapi Tren Penurunan Pasar

Penjualan Mobil Listrik di Surabaya Naik 4 Kali Lipat pada Awal 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 21:21 WIB
header img
Indomobil targetkan 200 unit terjual di Expo Surabaya. (Foto : Lukman Hakim).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Indomobil Dealers Group terus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia, khususnya di daerah. 

Melalui gelaran Indomobil Expo Surabaya di Fashion Atrium Pakuwon Mall Surabaya, perusahaan berupaya memperkenalkan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi yang lebih hemat dan ekonomis bagi masyarakat.

CEO Indomobil Dealers Group, Santiko Wardoyo mengatakan bahwa kendaraan listrik memiliki banyak keunggulan, mulai dari efisiensi biaya bahan bakar hingga biaya perawatan yang lebih rendah dibanding kendaraan konvensional.

“Pada dasarnya kendaraan EV ini sangat hemat dan ekonomis. Dari sisi bahan bakar jelas lebih murah, kemudian biaya servis after sales juga lebih ringan karena tidak ada oli dan komponen perawatannya lebih sederhana,” ujar Santiko usai pembukaan Indomobil Expo Surabaya, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik di Jakarta relatif lebih cepat berkembang karena didukung kebijakan ganjil genap. Sementara di daerah, adopsi EV masih membutuhkan proses edukasi dan transisi agar masyarakat semakin percaya menggunakan kendaraan listrik.

Dia menilai salah satu tantangan utama saat ini adalah tingkat kepercayaan masyarakat terkait ketersediaan fasilitas pengisian daya atau SPKLU.

“Banyak konsumen bertanya, kalau baterainya habis bagaimana? Karena itu kami juga bekerja sama dengan PLN untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukungnya,” katanya.

Santiko menyebut PLN terus memperluas jaringan SPKLU, termasuk di Jawa Timur (Jatim) yang saat ini telah memiliki sekitar 300 titik SPKLU dan akan terus bertambah.

Ia juga mengungkapkan tren penjualan kendaraan listrik di Jatim menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada kuartal pertama 2026, penjualan EV di Jatim meningkat sekitar 3,8 kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara di Surabaya, pertumbuhannya bahkan mencapai lebih dari empat kali lipat.

“Kalau melihat tren sekarang, saya optimistis pertumbuhan kendaraan listrik akan terus meningkat,” ujarnya.

Secara total, penjualan kendaraan listrik di Jatim kini telah mencapai sekitar 2.500 unit. Santiko memperkirakan angka tersebut masih akan terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi kendaraan listrik.

Selain itu, Santiko memastikan unit kendaraan listrik yang dipasarkan sudah diproduksi di Indonesia sehingga proses distribusi ke konsumen dapat dilakukan lebih cepat.

“Kami siap kirim karena unitnya sudah diproduksi di Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu,  PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jatim memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di seluruh wilayah Jatim. 

Hingga saat ini, PLN telah menyediakan ratusan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jatim, Andre Lengkong, mengatakan Jatim menjadi salah satu provinsi dengan jumlah SPKLU terbanyak di Indonesia.

“Kami sudah menyiapkan sekitar 300 SPKLU yang tersebar di seluruh kota dan kabupaten di Jatim,” ujar Andre.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut