Pramuka Surabaya Target Pecahkan Rekor MURI dengan 130.000 Peserta
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya menargetkan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan melibatkan 130.000 peserta pada 20 Juni 2026 mendatang. Jumlah peserta tersebut meningkat dua kali lipat dari target awal sebanyak 65 ribu peserta.
Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya, Siti Mariyam, mengatakan perubahan jadwal dan penambahan target peserta dilakukan untuk mematangkan persiapan agar kegiatan berjalan maksimal.
Awalnya, kegiatan pemecahan rekor MURI dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Namun jadwal tersebut diundur karena seluruh OPD dan masyarakat terlibat dalam rangkaian perayaan HJKS.
Kegiatan kemudian sempat direncanakan digelar pada 6 Mei 2026. Akan tetapi, jadwal kembali diundur karena Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Surabaya, Eri Cahyadi, tengah menjalankan ibadah haji.
“Pengunduran ini bukan karena kendala tertentu, tetapi strategi agar persiapan lebih matang. Pak Armuji sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Surabaya ingin kegiatan ini benar-benar maksimal, sehingga target peserta ditingkatkan menjadi 130 ribu,” ujar Siti Mariyam, Selasa (19/5/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran peserta yang sebelumnya sempat ditutup kini kembali dibuka hingga 10 Juni 2026. Setelah itu, panitia akan melakukan pemetaan lokasi sekolah dan lapangan di setiap kecamatan.
Menurutnya, setiap sekolah ditargetkan mengirim minimal 200 peserta dengan dukungan lapangan yang memadai. Jika fasilitas sekolah tidak mencukupi, peserta akan digabung dengan lokasi lain.
“Untuk kecamatan yang belum memiliki lapangan representatif, terutama di pusat kota, rencananya kegiatan akan dipusatkan di Balai Kota Surabaya atau kawasan Tugu Pahlawan,” jelasnya.
Siti Mariyam menambahkan, gladi pelaksanaan telah dilakukan di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) dan akan dilanjutkan di wilayah Surabaya Barat, khususnya untuk peserta tingkat SMA.
Selain pemecahan rekor MURI, kegiatan tersebut juga akan diikuti peserta kategori Pramuka Garuda. Hingga saat ini, tercatat sekitar 1.400 peserta dari kalangan SMA dan perguruan tinggi telah terdaftar.
“Peserta Pramuka Garuda diwajibkan hadir bersama orang tua karena prosesi pengalungan medali menjadi momen kebanggaan keluarga,” katanya.
Ia optimistis target 130 ribu peserta dapat tercapai. Saat ini, jumlah peserta yang telah terdata mencapai sekitar 60 ribu orang, ditambah dukungan sekitar 10 ribu peserta dari Kementerian Agama Kota Surabaya dan 10 ribu peserta dari tingkat SMA.
“Sisanya akan dipenuhi dari dukungan dinas cabang provinsi dan pihak swasta. Ini bukan hanya agenda Kwarcab, tetapi gerakan bersama untuk mengukir sejarah Pramuka Surabaya sebagai barometer Pramuka Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya, Armuji, menegaskan pengunduran jadwal dilakukan semata-mata agar persiapan lebih optimal.
“Ini hanya soal waktu agar hasilnya benar-benar maksimal dan target 130 ribu peserta bisa tercapai,” tegasnya.
Editor : Arif Ardliyanto