Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kawasan Industri Berkonsep Smart-Eco Hadir di Lamongan, Bidik Investasi dan Hilirisasi
Advertisement . Scroll to see content

Tren Gaya Hidup Elektrik Pacu Kenaikan Konsumsi Listrik di Jatim

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:28 WIB
  • author Lukman Hakim
Tren Gaya Hidup Elektrik Pacu Kenaikan Konsumsi Listrik di Jatim
Peralihan ke perangkat elektrik kini jadi tren. Foto : istimewa.

​SURABAYA, iNewsSurabaya.id - ​Hingga akhir Desember 2025, penjualan tenaga listrik di Jawa Timur (Jatim) mencapai 46,3 TWh, atau tumbuh sekitar 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 44,3 TWh. Sektor industri dan rumah tangga menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ini.

"Peningkatan konsumsi energi ini mencerminkan geliat sektor produktif. Hingga kini, jumlah pelanggan kami telah mencapai 14,6 juta, naik signifikan dari angka 14,2 juta pada tahun lalu," ujar General Manager PLN UID Jatim, Ahmad Mustaqir, Kamis (26/2/2026).

Peralihan gaya hidup ke arah perangkat elektrik, seperti penggunaan kompor induksi, berkontribusi besar pada stabilitas konsumsi listrik rumah tangga. Merespons tren tersebut, salah satu pelaku industri, Modena, meluncurkan tiga tipe built-in induction hob terbaru, yakni BI 3321 EBBK, BI 3721 EBBK, dan BI 4725 EBBK.

​Ketiga produk ini mengusung teknologi Low Power Constant Heat yang dirancang untuk menjawab keluhan klasik pengguna kompor listrik mengenai ketidakstabilan panas pada daya rendah. 

Inovasi ini memungkinkan kontrol suhu yang presisi, ideal untuk teknik memasak yang membutuhkan panas stabil seperti melelehkan cokelat, menjaga suhu saus, atau merebus sup secara perlahan.

​"Kami hadirkan solusi untuk efisiensi energi. Dengan suhu yang stabil tanpa lonjakan daya yang tidak perlu, konsumsi listrik rumah tangga menjadi lebih terkontrol," ungkap Vice President Marketing Modena, Teddy Wijaya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut