Hotel di Surabaya Manfaatkan Minyak Jelantah Jadi Uang
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Salah satu hotel di Surabaya mendukung program kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan limbah dapur berupa minyak jelantah. Limbah yang selama ini kerap dianggap tidak berguna tersebut kini dapat dikumpulkan dan ditukarkan menjadi uang.
Program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Noovoleum dengan menghadirkan mesin ucollect. Fasilitas ini tidak hanya diperuntukkan bagi pihak hotel, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar dan pelaku usaha makanan dan minuman (F&B) yang ingin menyetorkan minyak jelantah.
Masyarakat dapat menyetorkan minyak jelantah yang berasal dari rumah tangga maupun aktivitas usaha. Minyak yang terkumpul akan dihargai sekitar Rp4.000 per liter dan hasilnya dikonversi menjadi saldo yang dapat dicairkan melalui aplikasi.
HR Manager Artotel Grand Prima Surabaya, Ari Anggraeni Mayadewi, mengatakan kehadiran ucollect merupakan bagian dari komitmen hotel dalam menjaga lingkungan dan menjalankan berbagai program sustainability.
"Artotel sangat konsen terhadap sustainability. Salah satunya bagaimana kami di hotel peduli dengan lingkungan sekitar. Kami bekerja sama dengan Noovoleum yang memiliki mesin ucollect untuk menerima minyak-minyak jelantah," ujar Ari, Minggu (20/9/2026).
Mesin ucollect tersebut dapat digunakan oleh masyarakat umum dan tersedia selama 24 jam. Minyak jelantah yang disetorkan akan dikonversi menjadi saldo dalam aplikasi.
"Jadi warga sekitar yang memiliki minyak jelantah bisa disetorkan dan langsung mendapatkan uang. Saldo uangnya ada di aplikasi seperti e-money. Kalau rupiahnya sudah terkumpul, bisa langsung ditarik," katanya.
Program pengumpulan minyak jelantah tersebut juga menjadi bagian dari program sustainability Artotel Group bertajuk The Art of Goodness. Program ini mencakup berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
"Program ini juga masuk dalam The Art of Goodness. Jadi, selain program-program terkait sampah dan kepedulian terhadap lingkungan, ucollect ini juga kami masukkan karena masih sangat berkaitan dengan sustainability," jelas Ari.
Pihak hotel berharap keberadaan ucollect dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha F&B yang setiap hari menghasilkan minyak jelantah.
"Dengan adanya launching ucollect Box di Artotel Grand Prima Surabaya, harapannya masyarakat sekitar dan bisnis F&B bisa mengetahui bahwa minyak hasil penggorengan maupun minyak dari rumah tangga bisa dikumpulkan di sini. Dan mereka mendapatkan manfaat sekitar Rp4.000 per liter," ujar Ari.
Sementara itu, Marcomm Manager Artotel Grand Prima Surabaya, Indah Mulya, mengatakan program tersebut juga bertujuan mencegah masyarakat membuang minyak jelantah secara sembarangan. Minyak jelantah yang dibuang ke saluran air maupun tempat sampah berpotensi mencemari lingkungan.
"Rumah tangga rata-rata memiliki minyak jelantah. Daripada bingung minyak ini mau dibuang ke mana, terkadang ada yang membuang ke got atau ke tempat sampah dan akhirnya mencemari lingkungan," jelas Indah.
Menurutnya, keberadaan mesin ucollect memberikan solusi sederhana bagi masyarakat. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap sebagai limbah kini dapat dikumpulkan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi pemiliknya.
"Dengan adanya mesin ucollect ini diharapkan rumah tangga tidak lagi bingung minyak jelantah mau dibuang ke mana. Justru dengan disetorkan, mereka bisa mendapatkan uang," pungkasnya.
Editor: Arif Ardliyanto