Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jaga Asa Pelajar NTT, UWP Pastikan Bantuan Donasi Sasar Kebutuhan Sekolah dan Psikososial
Advertisement . Scroll to see content

12 Hari di Tengah Daerah Bencana, Ini yang Dilakukan 11 Mahasiswa Kampus Asal Surabaya di NTT

Rabu, 23 September 2026 | 14:22 WIB
  • author Arif Ardliyanto
12 Hari di Tengah Daerah Bencana, Ini yang Dilakukan 11 Mahasiswa Kampus Asal Surabaya di NTT
Sebanyak 11 mahasiswa Untag Surabaya dikirim ke Manggarai Timur, NTT, selama 12 hari untuk membantu pemulihan pascagempa melalui pendidikan, literasi, dan trauma healing. Foto iNewsSurabaya.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bukan hanya bantuan berupa material yang dibutuhkan masyarakat setelah bencana. Pendampingan psikologis, pemulihan pendidikan, hingga keterlibatan langsung di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

Hal itu yang dilakukan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Sebanyak 11 mahasiswa Untag Surabaya diberangkatkan ke Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak gempa.

Selama 12 hari, para mahasiswa akan bergabung dengan relawan yang telah lebih dulu berada di lokasi. Mereka tidak hanya membantu kegiatan sosial, tetapi juga terlibat dalam pemulihan sejumlah fasilitas pendidikan, penguatan literasi hingga pendampingan psikologis bagi anak-anak korban bencana.


Sebanyak 11 mahasiswa Untag Surabaya dikirim ke Manggarai Timur, NTT, selama 12 hari untuk membantu pemulihan pascagempa melalui pendidikan, literasi, dan trauma healing. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., mengatakan para mahasiswa telah mendapatkan pembekalan sebelum diberangkatkan. Persiapan tersebut diperlukan karena kondisi di lokasi bencana membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan kegiatan pengabdian masyarakat pada umumnya.

“Kami melepas relawan untuk melakukan pengabdian masyarakat di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kabupaten Manggarai Timur. Ada 11 mahasiswa yang kami berangkatkan dengan total waktu 12 hari, termasuk perjalanan pulang dan pergi,” ujar Harjo.

Salah satu fokus kegiatan mahasiswa Untag Surabaya adalah pendampingan anak-anak terdampak bencana. Untuk menjalankan tugas tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan dari Fakultas Psikologi Untag Surabaya.

Pembekalan diberikan agar mahasiswa memahami cara berkomunikasi dan melakukan pendekatan kepada anak-anak yang mengalami situasi sulit setelah bencana. Mereka nantinya akan bergabung dengan relawan setempat dalam kegiatan trauma healing.

“Mereka sudah dibekali Fakultas Psikologi terkait bagaimana melakukan pendekatan terhadap anak-anak korban bencana. Jadi nanti mereka bergabung dengan kegiatan relawan di sana, termasuk trauma healing,” jelas Harjo.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut