Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hadapi Tantangan Ekonomi, Bank Jatim Jaga Pertumbuhan Bisnis
Advertisement . Scroll to see content

BBPOM Surabaya Temukan 159 Iklan Obat dan Suplemen Bermasalah

Kamis, 24 September 2026 | 17:19 WIB
  • author Lukman Hakim
BBPOM Surabaya Temukan 159 Iklan Obat dan Suplemen Bermasalah
BBPOM Surabaya menemukan 159 iklan bermasalah hingga Agustus 2026, mayoritas di kanal digital. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya menemukan 159 iklan produk obat bahan alam dan suplemen kesehatan yang tidak memenuhi ketentuan sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Temuan tersebut mencakup berbagai media, mulai dari media cetak, luar ruang, televisi, radio hingga platform digital. Kanal online seperti media sosial, website, dan e-commerce menjadi media dengan temuan ketidaksesuaian paling banyak.

Kepala BBPOM di Surabaya, Yudi Noviandi, mengatakan temuan tersebut berkaitan dengan materi iklan yang menampilkan klaim manfaat secara berlebihan sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat.

Menurut Yudi, pengawasan dilakukan melalui penindakan dan pembinaan. Tujuannya agar pelaku usaha memahami ketentuan dalam mempromosikan produk kesehatan.

“Informasi yang benar menjadi salah satu kunci bagi masyarakat dalam memilih produk kesehatan. Upaya ini diharapkan menghasilkan informasi produk yang lebih benar, jelas, jujur, objektif, dan tidak menyesatkan, sehingga masyarakat dapat lebih terlindungi dalam memilih dan menggunakan produk kesehatan,” ujar Yudi, Kamis (24/9/2026).

BBPOM di Surabaya, kata dia, telah memberikan pembinaan dan pendampingan kepada 30 pelaku usaha di Jawa Timur. Pendampingan dilakukan untuk menindaklanjuti hasil pengawasan, memperbaiki materi iklan dan penandaan produk, serta menyusun target penyelesaian atas temuan secara langsung dengan arahan petugas.

BBPOM di Surabaya juga telah menindaklanjuti hasil pengawasan dengan memberikan rekomendasi takedown iklan kepada instansi terkait.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut