Cuma dalam Sebulan, Penjualan Naik 60 Persen, Begini Cara Bisnis Kecantikan di Malang
Bagi Queensi, penggunaan AI bukan sekadar upaya mempercepat layanan pelanggan. Teknologi tersebut juga dimanfaatkan untuk menjaga komunikasi dengan calon pembeli yang datang melalui iklan di Instagram dan Facebook, kemudian melanjutkan pertanyaan mereka melalui WhatsApp.
Meta Business Agent dirancang untuk membantu bisnis menjawab pertanyaan terkait produk dan layanan, memberikan rekomendasi berdasarkan katalog, mengenali calon pelanggan potensial, serta mendukung proses penjualan. Bisnis juga dapat menentukan kapan percakapan perlu dialihkan kepada petugas manusia.
Model layanan ini memberi peluang bagi usaha kecil dan menengah untuk menangani lebih banyak pelanggan tanpa harus langsung memperbesar tim layanan pelanggan.
Mega mengatakan, kehadiran AI membantu bisnis tetap merespons pelanggan sepanjang waktu, sedangkan tim manusia dapat lebih fokus membangun hubungan dan kepercayaan.
“AI membantu kami tetap tersedia 24/7, sementara tim kami dapat fokus pada hal yang paling penting, yakni membangun kepercayaan dengan pelanggan,” ujarnya.
Pengalaman Queensi memperlihatkan bagaimana aplikasi pesan berkembang dari sekadar sarana komunikasi menjadi bagian penting dari strategi penjualan bisnis digital. Bagi UMKM yang memiliki keterbatasan sumber daya, penggunaan AI berpotensi membantu mengelola lonjakan pertanyaan sekaligus menjaga kualitas pelayanan.
Meski demikian, teknologi tetap perlu didukung informasi produk yang akurat dan keterlibatan manusia untuk menangani kebutuhan pelanggan yang lebih kompleks. Perpaduan keduanya menjadi salah satu pendekatan yang ditempuh Queensi dalam mengembangkan bisnis kecantikan yang kini memiliki enam brand tersebut.
Editor: Arif Ardliyanto