Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Chat WhatsApp Tak Etis di Unesa, Berawal dari Laporan hingga 6 Mahasiswa Dinonaktifkan
Advertisement . Scroll to see content

110 Anggota KWIM Malaysia Belajar Bisnis Digital, UNESA Fokus Kemandirian Ekonomi Perempuan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:10 WIB
  • author Rahmat Ilyasan
110 Anggota KWIM Malaysia Belajar Bisnis Digital, UNESA Fokus Kemandirian Ekonomi Perempuan
UNESA melatih 110 anggota KWIM Malaysia dalam kewirausahaan digital, mulai dari fotografi produk, pemasaran daring, hingga penentuan harga jual. Foto iNewsSurabaya.id/ilyas

Menurut Siti, perempuan mempunyai peluang untuk mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan perekonomian keluarga maupun komunitas. Potensi tersebut perlu didukung dengan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.

Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada sejumlah aspek penting dalam menjalankan bisnis digital. Fotografi produk menjadi salah satu materi untuk membantu pelaku usaha menampilkan barang dagangan secara lebih menarik. Sementara itu, pemanfaatan platform digital membuka peluang pemasaran yang tidak terbatas pada lingkungan sekitar.

Kemampuan menghitung harga jual juga menjadi bagian penting dari pembelajaran. Pemahaman mengenai penetapan harga diharapkan membantu peserta memperhitungkan biaya usaha sekaligus menentukan nilai jual produk secara lebih terukur.

Pemanfaatan teknologi digital memberikan kesempatan kepada pelaku usaha perempuan untuk menjangkau konsumen yang lebih beragam. Produk yang sebelumnya hanya dipasarkan secara konvensional berpeluang dikenal oleh calon pembeli di wilayah berbeda melalui kanal pemasaran daring.

Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola usaha secara profesional. Pelaku usaha tidak cukup hanya memasarkan produk melalui internet, tetapi juga perlu memahami cara menyajikan produk, menetapkan harga, menyusun strategi pemasaran, dan menjaga keberlanjutan bisnis.

Karena itu, pelatihan kewirausahaan digital yang melibatkan anggota KWIM Negeri Sembilan ini diarahkan untuk membangun keterampilan yang dapat digunakan dalam praktik usaha sehari-hari. Pendekatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan mengenali peluang pengembangan produk berdasarkan potensi lokal.

Program PKM Internasional Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNESA ini berkaitan dengan dua tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yakni tujuan kelima tentang kesetaraan gender dan tujuan kedelapan mengenai pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi.

Dari sisi kesetaraan gender, peningkatan keterampilan kewirausahaan diharapkan memperluas kesempatan perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi. Sementara itu, penguatan kemampuan pemasaran dan pengelolaan usaha menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Kolaborasi UNESA dengan Kelab Wanita Ikon Malaysia juga memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat lintas negara. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman sekaligus memperkuat jejaring pemberdayaan perempuan di kawasan ASEAN.

Bagi tim pelaksana, kewirausahaan digital bukan sekadar keterampilan berjualan melalui internet. Lebih dari itu, penguasaan teknologi diharapkan membantu perempuan mengembangkan usaha secara mandiri, meningkatkan daya saing produk, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas.

Melalui pembekalan terhadap 110 anggota KWIM di Negeri Sembilan, UNESA mendorong pengembangan kapasitas perempuan agar mampu beradaptasi dengan perubahan ekonomi digital serta mengambil peran dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut