Persebaya Tumbang Lagi, Bernardo Tavares Tak Mau Pemain Jadi Kambing Hitam
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kekalahan Persebaya Surabaya dari Kendal Tornado FC menjadi pukulan telak bagi Green Force. Bermain dominan sepanjang pertandingan, Bajol Ijo justru harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3 pada laga perdana Grup G I.League Cup 2026/2027 di Stadion Sriwedari, Selasa (3/11/2026).
Hasil ini semakin mengecewakan karena Persebaya sebenarnya mampu mengendalikan permainan. Namun, keunggulan dalam penguasaan bola ternyata tidak cukup untuk membawa pulang kemenangan.
Di tengah kekecewaan tersebut, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengambil sikap tegas. Juru taktik asal Portugal itu tidak mencari kambing hitam dan menyatakan bertanggung jawab penuh atas kekalahan timnya.
Secara statistik, Persebaya mencatatkan 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 tembakan. Akan tetapi, efektivitas penyelesaian akhir menjadi persoalan yang membuat dominasi Green Force tidak menghasilkan kemenangan.
Dua gol yang dicetak Ramadhan Sananta pada menit ke-71 dan Toni Firmansyah pada menit ke-78 belum mampu menyelamatkan Persebaya. Sebaliknya, Kendal Tornado FC tampil lebih klinis dalam memanfaatkan peluang dan kesalahan yang dilakukan tuan rumah.
Tavares mengakui lawannya tampil lebih efektif. Menurut dia, penguasaan bola maupun banyaknya peluang tidak akan berarti jika gagal dikonversi menjadi gol.
"Selamat untuk Kendal Tornado atas kemenangan ini. Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Dalam sepak bola, penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak selalu menjamin kemenangan. Kami harus lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan," ujar Tavares dalam konferensi pers.
Editor: Arif Ardliyanto