Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengubah Tradisi Saat Lebaran, Berikan THR Emas untuk Investasi Masa Depan Anak, Ini Bentuknya
Advertisement . Scroll to see content

Inilah Akar Berbagai Tradisi Saat Lebaran

Selasa, 03 Mei 2022 | 21:40 WIB
  • author Ali Masduki
Inilah Akar Berbagai Tradisi Saat Lebaran
Hari raya Idul Fitri atau lebaran merupakan momen yang sangat di nanti-nanti terutama bagi umat Islam. (Foto: Ali Masduki)

SURABAYA, iNews.id - Hari raya Idul Fitri atau lebaran merupakan momen yang sangat di nanti-nanti terutama bagi umat Islam. Berbagai tradisi mengundang sukacita terpancar pada hari kemenangan itu bahkan terjadi sebelumnya.

Pakar sosiologi Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Musta’in Mashud, menjelaskan sedikitnya terdapat tiga tradisi  menjelang lebaran, yakni mudik, bagi-bagi tunjangan hari raya (THR), dan tradisi menukar uang baru. 

Jika diperhatikan dari kacamata sosiologi, tradisi-tradisi tersebut memiliki akar sejarah yang unik serta patut diapresiasi keberadaanya.

Mudik 

Mudik atau singkatan dari mulih dilik yang berarti pulang sebentar merupakan tradisi lebaran yang umumnya dilakukan masyarakat urban untuk kembali ke kampung halaman. 

Prof Musta’in menjelaskan, bahwa mudik merupakan momen untuk kembali kepada memori masa lampau bersama keluarga. 
Hal ini merupakan konsekuensi logis yang terbentuk secara alami di dalam diri manusia ketika berada jauh dari keluarga. Momen itu sudah menjadi kebutuhan diri dan tidak dapat digantikan maupun dikalkulasikan secara ekonomi.

 “Proses untuk kembali dari tempat bekerja itu sebagian dari romantisme mereka, jadi segala sesuatu itu tidak bisa dinilai dengan kalkulasi rasional secara ekonomi,” ujar guru besar sosiologi itu.

Editor: Ali Masduki

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut