Oleh karena itu, Dr. Suyatno menekankan pentingnya menjadikan AI sebagai supplement, bukan replacement. “Teknologi harus berdampingan dengan nilai-nilai moral dan kemanusiaan agar kita tidak kehilangan identitas sebagai manusia,” tandasnya.
Wakil Rektor I UWP, Dr. Sri Juni Woro Astuti, M.Com., menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini. “Suatu kehormatan bagi UWP bisa bekerja sama dengan UNISZA. Program student exchange yang telah disepakati akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa,” katanya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor III, Dr. Esa Wahyu Endarti, S.H., M.Si., mengajak civitas akademika memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Melalui student exchange, mahasiswa dapat memperluas wawasan dan mengenal budaya lain di luar Indonesia,” pungkasnya.
Kuliah tamu ini menjadi langkah konkret UWP dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan era digital, sekaligus memperkuat kerja sama internasional untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing global.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait