Supangat juga menyoroti pentingnya pemenuhan syarat minimum akreditasi, termasuk kurikulum, dosen, dan pengelola program studi. “Kurikulum harus memiliki keunikan dan relevansi dengan kebutuhan industri, serta menyiapkan fasilitas MBKM yang sesuai dengan perkembangan zaman,” tegasnya.
Lebih lanjut, Supangat menekankan pentingnya konsistensi branding program studi dengan profil lulusan. “Branding program studi harus sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan. Jika tidak, branding dan profil lulusan bisa terasa tidak match. Bahkan, konten di media sosial seperti Instagram dan TikTok harus mencerminkan profil lulusan yang telah ditentukan,” jelasnya.
Untag Surabaya Jadi Pionir Pengembangan Program Studi Baru di Indonesia
Kehadiran Untag Surabaya dalam acara ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai institusi yang diakui dalam pengembangan program studi baru. Kolaborasi antara Untag Surabaya dan UWG Malang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia, dengan menghasilkan program studi yang tidak hanya memenuhi standar akademik dan akreditasi, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di dunia pendidikan dan industri.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait