SURABAYA - Momen lebaran menjadi salah satu waktu yang paling ditunggu oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi umat Islam. Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan jaringan telekomunikasi yang andal semakin penting, terutama bagi mereka yang tidak melakukan mudik.
Mudik, yang merupakan tradisi tahunan, menjadi momen berkumpulnya keluarga. Namun, tidak semua orang dapat pulang ke kampung halaman. Beberapa di antaranya harus tetap bertugas di saat lebaran. Dalam situasi ini, teknologi telekomunikasi berperan penting sebagai penghubung antara mereka dengan keluarga dan sanak saudara.
Andika Pratama (28), seorang karyawan swasta di Surabaya, adalah salah satu yang tidak bisa mudik tahun ini. Ia mengungkapkan rasa syukurnya bisa tetap terhubung dengan keluarganya di Wonogiri melalui video call.
"Saya sangat bersyukur bisa tetap terhubung dengan keluarga meskipun tidak bisa mudik. Alhamdulillah, berkat jaringan Indosat yang sudah merata hingga kampung halaman saya, saya bisa berkomunikasi dengan orang tua dan saudara tanpa kendala," ujarnya.
Bagi mereka yang mudik, jaringan telekomunikasi yang stabil juga menjadi kebutuhan penting, terutama untuk koneksi internet. Rizki Maulana (35), seorang pengusaha di Bandung, mengandalkan layanan Google Maps untuk memantau kondisi lalu lintas saat mudik ke Klaten.
"Saya sangat terbantu dengan layanan Google Maps. Dengan jaringan Indosat yang lancar, saya bisa mendapatkan informasi terkini tentang kondisi lalu lintas dan mencari rute yang paling efisien," ungkapnya.
Dewi Anggraeni (22), seorang mahasiswa di Surabaya, juga merasakan manfaat dari koneksi internet selama perjalanan mudik ke Purwokerto.
"Perjalanan mudik saya memakan waktu kurang lebih 10 jam. Pastinya harus terus terhubung ke internet, supaya tidak bosan. Selain chatting, saya juga menonton Netflix dan bermain game online selama perjalanan. Selama perjalanan, hampir tidak ada kendala yang saya alami, karena koneksi Indosat cukup stabil," tambahnya.
Menyikapi meningkatnya kebutuhan telekomunikasi masyarakat, sejumlah provider di Indonesia, termasuk Indosat, telah memperkuat kualitas jaringannya, terutama di jalur-jalur mudik. Di wilayah Jawa Timur, Indosat memperkirakan kenaikan trafik data mencapai 21% di hari Lebaran dibandingkan trafik rata-rata harian.
Untuk itu, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan pada 88 titik keramaian di Jawa Timur, seperti Balaikota Surabaya, Tugu Pahlawan, Rest Area KM 754 Sidoarjo, dan Bandara Juanda. Selain itu, mereka juga menambah kapasitas di 1.900 sites BTS di wilayah tersebut, yang mencakup sekitar 29% dari keseluruhan sites BTS.
Indosat juga memperluas cakupan jaringan dengan menambahkan 14 mobile BTS di berbagai lokasi strategis. Untuk memastikan layanan yang optimal, Indosat menyiagakan command center di gedung kantor Kayoon, Surabaya dan Malang.
Lebih dari itu, Indosat memperkenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan jaringan yang dikelola dengan teknologi mutakhir. Dengan bantuan AI, Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, serta mempercepat penyelesaian gangguan.
Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan pentingnya konektivitas selama Idulfitri.
"Kami memastikan pelanggan dapat menikmati layanan yang stabil, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga, beribadah, maupun menjalankan aktivitas digital lainnya. Dengan jaringan yang kuat dan andal, Indosat menjamin setiap pelanggan dapat tetap terhubung tanpa hambatan saat hari raya," tutupnya.
Editor : Ali Masduki
Artikel Terkait