SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Industri perawatan tubuh di Indonesia menghadirkan inovasi baru. Sebuah produk sabun berbahan baku lokal resmi diperkenalkan dan diklaim mampu memberikan perlindungan ekstra bagi kesehatan kulit. Keberadaan produk ini menandai langkah nyata perusahaan dalam mendukung kemandirian industri dalam negeri sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan produk kebersihan berkualitas.
Produk yang diberi nama Medicare ini hadir dengan berbagai varian, mulai dari sabun batang hingga sabun cair. Kehadirannya menambah deretan pilihan masyarakat dalam menjaga kebersihan tubuh sehari-hari, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan diri dari kuman dan bakteri. Produk ini disebut dapat melindungi kulit hingga 48 jam, sebuah klaim yang menjadi daya tarik tersendiri di tengah persaingan ketat pasar sabun nasional.
Sabun ini mengincar segmen utama adalah para ibu rumah tangga yang selama ini memegang peranan penting dalam memilih produk kebutuhan keluarga. Meski demikian, produk ini juga dirancang agar dapat digunakan oleh semua kalangan, mulai anak-anak hingga generasi muda.
“Semua bisa menggunakan, tetapi fokus utama kami adalah ibu-ibu yang peduli pada kesehatan diri dan anak-anaknya,” jelas Lany Cucu, Vice President PT Mega Surya Mas, saat ditemui di Surabaya.
Lany menuturkan, inovasi utama produk ini tidak hanya pada kemampuan melindungi dari bakteri, tetapi juga menjaga kelembapan kulit. Ia menilai, banyak produk kebersihan tubuh di pasaran yang justru membuat kulit terasa kering setelah pemakaian. Hal inilah yang kemudian mendorong perusahaan melakukan riset untuk menghasilkan formula yang lebih ramah terhadap kulit.
“Kami ingin menghadirkan sabun yang tidak hanya melindungi, tapi juga mempertahankan kelembutan alami kulit. Jadi, kesehatan kulit tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kelembapan,” ungkapnya.
Hal menarik lainnya, seluruh bahan baku sabun ini berasal dari dalam negeri. Menurut Lany, langkah ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat kemandirian industri nasional.
“Ini murni produk lokal, bahan baku juga dibuat di dalam negeri. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghasilkan produk berkualitas dengan sumber daya sendiri,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
