Meski sederhana, pembagian sembako ini dimaknai Mas Toni sebagai cara merawat solidaritas sosial sekaligus membangun kepercayaan publik. Ia menilai, bantuan kecil yang diberikan dengan ketulusan akan meninggalkan kesan besar di hati masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian antarwarga merupakan perekat bangsa, terutama saat menghadapi berbagai persoalan.
“Bantuan ini memang tidak bisa menghapus semua kesulitan ekonomi, tetapi setidaknya menjadi tanda bahwa kita masih saling peduli dan menopang satu sama lain,” tambahnya.
Mas Toni menutup pesannya dengan komitmen untuk terus menghadirkan politik yang tidak berjarak dengan rakyat, melainkan menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat.
“Selama amanah masih diberikan, saya ingin memastikan politik menjadi jalan keberkahan dan jembatan pengabdian. Khoirunnas anfauhum linnas – sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
