Menurutnya, batik yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda harus terus dilestarikan. Lewat program Batik Jeruji, Lapas Banyuwangi ikut ambil bagian dalam menjaga tradisi sekaligus memberi harapan baru bagi warga binaan.
Di Hari Batik Nasional ini, pihak Lapas berharap dukungan masyarakat semakin kuat. Membeli dan mengenalkan Batik Jeruji dinilai bukan hanya soal apresiasi seni, tetapi juga bentuk nyata membantu proses reintegrasi sosial bagi para warga binaan.
“Dukungan masyarakat sangat berarti untuk membangkitkan semangat mereka. Semakin banyak yang mengenal Batik Jeruji, semakin besar pula peluang warga binaan untuk kembali diterima setelah bebas nanti,” tambah Kalapas.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
