Menurut Seno, generasi muda kini menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian. Mulai dari keamanan, bencana ekologis, hingga penataan kota. Karena itu, Pandu Negeri berupaya membuka ruang diskusi publik yang inklusif dan terbuka.
“Kami ingin menghidupkan kembali ruang-ruang diskusi terbuka untuk menghadirkan pemikiran terbaik,” katanya.
Tingginya antusiasme publik, terutama mahasiswa dan lulusan baru, membuat 750 kursi yang disiapkan panitia langsung penuh hanya dalam dua hari sejak diumumkan. “Tidak ada yang dimobilisasi. Mayoritas pendaftar adalah mahasiswa dan fresh graduate yang resah dengan situasi hari ini,” ujar Seno.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
