Khusus bagi pengemudi ojek daring yang terlibat dalam kegiatan tersebut, bantuan sembako diberikan secara cuma-cuma. Zulhas menyebut, pembagian gratis itu merupakan hasil kolaborasi dengan pihak sponsor.
“Untuk pengemudi ojek online ini gratis, karena ada dukungan dari sponsor,” katanya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, memastikan kesiapan stok pangan di Jawa Timur menjelang Ramadan dan Lebaran dalam kondisi sangat aman. Saat ini, Bulog Jatim memiliki cadangan hingga 796 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 14 bulan ke depan.
“Kami juga sudah mulai menyerap hasil panen petani sejak 17 Februari. Hingga saat ini, sudah terserap sekitar 17 ribu ton setara beras,” ujarnya.
Tak hanya beras, Bulog Jawa Timur juga mulai melakukan penyerapan jagung. Langkah ini diharapkan dapat berdampak positif bagi para petani dan peternak di wilayah Jawa Timur.
“Insyaallah kondisi pangan, termasuk untuk peternak, di tahun ini akan jauh lebih baik,” kata Langgeng.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk memantau perkembangan harga di pasaran. Hingga saat ini, harga kebutuhan pokok di Jawa Timur masih terpantau stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Termasuk minyak goreng, sesuai peraturan terbaru, kami mendapatkan kuota 35 persen dari total sekitar 28 juta liter untuk seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
