JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Band metal legendaris asal Bandung, Burgerkill, kembali merilis single terbaru berjudul Kontinum. Lagu ini sekaligus menandai kembalinya Vicky Mono sebagai vokalis setelah sebelumnya band tersebut mengumumkan tidak lagi bersama Ronald.
Vicky Mono, yang sempat menjadi vokalis DeadSquad, kini kembali ke band yang turut membesarkan namanya. Sebagai penanda era baru tersebut, Burgerkill merilis Kontinum, lagu berdurasi 5 menit 46 detik yang ditulis langsung oleh Vicky Mono.
Kabar kembalinya Vicky Mono disambut positif para penggemar, khususnya Begundal, sebutan bagi fans Burgerkill. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram, DeadSquad juga mengkonfirmasi keputusan tersebut.
“Kami, DeadSquad, menetapkan 1 Februari 2026 sebagai momentum untuk menghormati permintaan pribadi Vicky Mono yang memilih kembali ke Burgerkill,” tulis DeadSquad dalam unggahan resminya, Rabu (4/2/2026).
DeadSquad menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan sekadar persoalan internal band, melainkan bagian dari dinamika ekosistem musik keras Indonesia. Mereka juga menekankan bahwa hubungan musikal dan emosional dengan Vicky Mono tetap terjaga.
“Vicky Mono telah menjadi bagian penting perjalanan DeadSquad dan akan selalu menjadi keluarga besar DeadSquad dan Pasukan Mati,” lanjut pernyataan tersebut.
Single Kontinum mengusung tema keberlanjutan, ketahanan, dan perlawanan, sebuah refleksi perjalanan panjang Burgerkill yang tetap berdiri tegak melewati berbagai fase. Lagu ini menjadi deklarasi eksistensi sekaligus pesan komunal bagi para Begundal.
Dari sisi musikalitas, Kontinum menghadirkan warna brutal metal dengan sentuhan filosofis dan reflektif. Musiknya digubah oleh Agung Ridho dengan aransemen khas Burgerkill yang agresif namun tetap presisi secara teknis.
Kembalinya Vicky Mono membawa karakter vokal kuat yang menandai era baru Burgerkill pada 2026. Kontinum pun bukan sekadar rilisan baru, melainkan pernyataan bahwa Burgerkill tetap relevan dan semakin matang dalam menyampaikan pesan melalui musik metal yang intens dan berenergi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
