SURABAYA, iNewsSurabaya.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) pada Senin (2/2/2026) setelah terjadi peningkatan harga saham yang signifikan.
Sehari berselang, Selasa (3/2/2026), BEI resmi mencabut suspensi sehingga saham ELPI kembali diperdagangkan di pasar.
Corporate Secretary (Corsec) ELPI, Wawan Heri Purnomo, menjelaskan bahwa penghentian sementara tersebut merupakan mekanisme normal bursa dalam merespons pergerakan harga saham yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).
Menurutnya, mekanisme UMA tidak hanya berlaku bagi ELPI, tetapi juga untuk seluruh emiten apabila terjadi lonjakan harga saham yang signifikan, baik kenaikan maupun penurunan hingga batas tertentu yang ditetapkan regulator.
“UMA adalah bentuk pemberitahuan kepada pelaku pasar bahwa ada pergerakan harga yang tidak biasa. Ini bukan berarti ada masalah fundamental pada perusahaan,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan, suspensi yang dialami ELPI bukan disebabkan oleh persoalan material seperti gugatan hukum, kepailitan, keterlambatan laporan keuangan, atau penurunan kinerja. Suspensi dilakukan semata-mata sebagai langkah cooling down oleh bursa agar investor dapat mencermati kembali pergerakan saham secara rasional.
“Secara kinerja dan operasional perusahaan tidak ada masalah. Semua kewajiban pelaporan kami juga terpenuhi tepat waktu,” jelasnya.
Wawan juga menyebut bahwa kenaikan harga saham ELPI dipengaruhi sentimen positif pasar, termasuk adanya informasi kontrak bisnis baru serta pengembangan model usaha perusahaan yang menarik perhatian investor.
Sebagai bentuk transparansi, ELPI langsung menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai permintaan BEI. Setelah klarifikasi disampaikan dan tidak ditemukan isu material, perdagangan saham ELPI kembali dibuka pada hari berikutnya.
Selain itu, Wawan menegaskan bahwa perusahaan tetap fokus pada kepatuhan terhadap regulasi pasar modal, termasuk persiapan memenuhi ketentuan terkait kepemilikan saham publik (free float) serta rencana strategis perusahaan di masa mendatang.
Ia memastikan kondisi permodalan dan struktur kepemilikan ELPI saat ini stabil serta tidak terdampak signifikan oleh dinamika pasar yang terjadi.
“Kami akan terus menjaga komunikasi terbuka dengan regulator dan pemegang saham, sekaligus memastikan seluruh langkah strategis perusahaan dilakukan secara transparan,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
