Pakar Psikologi Ungkap Fakta Baru, Puasa Ramadan Bisa Menguatkan Mental, Begini Penjelasannya

Hendro Djatmiko
Ngabuburit di Unesa diisi edukasi kesehatan mental. Dekan Fakultas Psikologi Unesa menjelaskan puasa Ramadan dapat melatih kontrol diri, emosi, hingga ketahanan mental. Foto ist

Tidak hanya itu, puasa juga membantu meningkatkan distress tolerance, yaitu kemampuan bertahan dalam situasi tidak nyaman tanpa bereaksi berlebihan.

Dalam kehidupan sehari-hari yang penuh distraksi, Ramadan memberi ruang bagi seseorang untuk berhenti sejenak, melakukan refleksi diri, dan merespons berbagai tekanan secara lebih tenang.

“Ketika seseorang mampu bertahan dalam kondisi yang tidak nyaman dengan cara yang sehat, ketahanan mentalnya akan semakin kuat,” jelas Diana.

Selain melatih ketahanan mental secara individu, Ramadan juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Aktivitas berbagi makanan, ibadah bersama, hingga kebersamaan saat berbuka puasa dapat memperkuat hubungan sosial.

Rasa kebersamaan atau sense of belonging tersebut, kata Diana, berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis sekaligus membantu menekan tingkat stres.

Menariknya, manfaat puasa juga didukung oleh kajian dalam bidang neuroscience. Penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat memicu neuroplastisitas, yakni kemampuan otak membentuk koneksi baru antar sel saraf.

Proses ini juga berkaitan dengan neurogenesis, yaitu pembentukan sel saraf baru yang membantu meningkatkan konsentrasi serta ketangguhan otak dalam menghadapi tekanan.

“Ketika koneksi antar neuron semakin kuat, kemampuan otak dalam beradaptasi juga meningkat. Ini yang membuat seseorang lebih tangguh secara mental,” terangnya.

Meski demikian, Diana mengingatkan bahwa setiap individu memiliki kondisi psikologis yang berbeda. Bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan mental tertentu, konsultasi dengan tenaga profesional tetap penting dilakukan.

Dengan pendekatan yang tepat, puasa tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesehatan mental sekaligus memperdalam makna refleksi diri selama Ramadan.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network