Ia menegaskan bahwa pembangunan industri tidak semata berfokus pada fasilitas produksi, tetapi juga bagaimana kehadiran perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memulai dengan membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat,” tambahnya.
Tak hanya menyalurkan bantuan sosial, PT PAL juga menyiapkan sejumlah program berkelanjutan bagi masyarakat pesisir. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi warga, hingga dukungan perbaikan akses jalan menuju desa guna memperlancar mobilitas masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi warga pesisir agar tidak hanya bergantung pada hasil laut, tetapi juga memiliki keterampilan tambahan yang dapat meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.
Ke depan, PT PAL menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya bersifat bantuan sementara, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di sekitar kawasan pengembangan perusahaan di Jawa Timur.
Bagi warga pesisir Sidokelar, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako. Kehadiran perusahaan besar di sekitar mereka membawa harapan baru bahwa pembangunan industri juga dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat lokal.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
