TERNATE, iNewsSurabaya.id – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara (Malut) yang digelar di Bella Hotel, Ternate.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal partai serta menghindari praktik pecat-memecat di tubuh organisasi.
Menurutnya, dinamika politik dalam Musda merupakan hal yang wajar, namun harus tetap berada dalam koridor persatuan. Perbedaan pilihan dalam proses pemilihan kepemimpinan, kata dia, tidak boleh berujung pada perpecahan.
“Jangan sampai hanya karena perbedaan dukungan, lalu ada kader yang disingkirkan. Kita ini satu keluarga besar Golkar,” tegas Bahlil, Senin (13/4/2026).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu juga menekankan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi kekuatan partai.
“Dari forum inilah akan lahir gagasan, strategi, dan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Bahlil menambahkan, sebagai partai besar, Golkar harus terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan kesejahteraan di daerah.
“Partai Golkar bukan milik kelompok atau keluarga tertentu, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, politik Golkar adalah politik kesejahteraan dengan semangat karya kekaryaan,” katanya.
Dalam Musda tersebut, Alien Mus kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Maluku Utara secara aklamasi.
Menanggapi kepercayaan tersebut, Alien Mus menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum beserta jajaran DPP yang hadir langsung di Ternate, di antaranya Sekjen Muhammad Sarmuji, Bendahara Umum Sari Yuliati, Wakil Ketua Umum Wihaji, serta Wakil Bendahara Umum Dyah Roro Esti.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
