Meski demikian, manajemen memastikan tidak ada informasi material yang disembunyikan dan belum disampaikan kepada publik yang berpotensi memengaruhi keputusan investasi para pemegang saham.
“Perseroan menegaskan bahwa sampai dengan saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum disampaikan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai efek perseroan maupun keputusan investasi pemodal,” katanya.
Lebih lanjut, pihak perusahaan mengaku tidak mengetahui adanya faktor internal tertentu yang menjadi pemicu utama lonjakan harga saham MSIE. Perseroan menilai pergerakan saham di pasar sangat dipengaruhi berbagai faktor eksternal, mulai dari sentimen investor, aktivitas perdagangan harian, hingga faktor teknikal pasar.
Terkait kemungkinan aksi korporasi, manajemen menyebut perusahaan masih mengkaji sejumlah peluang pengembangan bisnis. Namun hingga saat ini belum ada keputusan strategis yang berdampak langsung terhadap pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia.
Di sisi operasional, PT MSIE Tbk memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan normal. Perusahaan tetap fokus pada pengelolaan aset pendidikan, peningkatan kualitas fasilitas, serta memperkuat hubungan dengan para penyewa.
Perseroan juga kembali menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), keterbukaan informasi, dan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku di Indonesia.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
