SURABAYA, iNewsSurabaya.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat Nahdlatul Ulama Hong Kong terkait pemanfaatan layanan remitansi.
Penandatanganan PKS dilakukan Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo bersama Ketua PCI Muslimat NU Hong Kong Hj. Siti Fatimah Angelia dalam agenda Gathering Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Kegiatan tersebut turut disaksikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
PCI Muslimat NU Hong Kong merupakan organisasi yang mayoritas anggotanya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kondisi tersebut menjadikannya mitra strategis dalam penguatan literasi keuangan, sosialisasi layanan remitansi, serta pemberdayaan ekonomi bagi para PMI.
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan remitansi bagi masyarakat Indonesia di Hong Kong, khususnya PMI dan anggota PCI Muslimat NU Hong Kong.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan layanan pengiriman dana yang aman, mudah, cepat, dan sesuai ketentuan. Di sisi lain, kerja sama ini menjadi upaya Bank Jatim untuk semakin dekat dengan komunitas PMI sebagai salah satu pilar penting penggerak perekonomian nasional," ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Menurut Winardi, kerja sama tersebut mencakup sosialisasi, edukasi, dan promosi layanan remitansi kepada anggota PCI Muslimat NU Hong Kong serta para PMI.
Selain memperluas pemanfaatan layanan remitansi, Bank Jatim juga ingin meningkatkan literasi keuangan melalui edukasi mengenai layanan pengiriman uang dan berbagai produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan pekerja migran.
"Harapannya, para PMI semakin memahami pentingnya menggunakan layanan pengiriman dana yang resmi, aman, dan terpercaya. Dengan demikian, proses pengiriman uang kepada keluarga di Indonesia, khususnya di wilayah kerja Bank Jatim, dapat berjalan lebih lancar melalui Money Transfer Operator (MTO) yang telah bekerja sama dengan Bank Jatim," katanya.
Winardi menambahkan, kerja sama ini juga mencakup identifikasi kebutuhan dan pengembangan layanan remitansi yang dapat memudahkan transaksi keuangan bagi anggota PCI Muslimat NU Hong Kong.
Organisasi tersebut akan berperan sebagai mitra sekaligus penggerak komunitas PMI untuk meningkatkan pemanfaatan layanan remitansi Bank Jatim.
Ia optimistis kolaborasi tersebut mampu memperluas jangkauan layanan remitansi sekaligus mendukung kesejahteraan PMI dan keluarganya melalui layanan keuangan yang lebih inklusif.
Remitansi merupakan layanan pengiriman uang, umumnya dilakukan lintas negara. Layanan ini banyak dimanfaatkan pekerja migran untuk mengirimkan penghasilannya kepada keluarga di Indonesia maupun mendukung berbagai kebutuhan transaksi internasional.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi sinergi yang dibangun Bank Jatim bersama PCI Muslimat NU Hong Kong. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan formal sekaligus memberikan perlindungan bagi PMI.
"Kehadiran layanan remitansi yang mudah, aman, dan terpercaya akan memberikan manfaat besar bagi para PMI dalam mengirimkan hasil kerja mereka kepada keluarga di Indonesia,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
