Harga Emas Stabil Dua Pekan Terakhir, Begini Cara Investasi Emas yang Tepat Hindari Rugi

Arif Ardliyanto
Harga emas stabil dalam dua pekan terakhir. Pegadaian mengimbau masyarakat tidak menjual emas lama, melainkan memanfaatkan momentum untuk membeli emas baru sebagai investasi jangka panjang. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pergerakan harga emas yang sempat terkoreksi dari level tertingginya pada awal tahun kini mulai menunjukkan kestabilan. Kondisi tersebut dinilai menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk menambah investasi logam mulia, bukan justru melepas aset yang telah dimiliki.

Kepala Departemen Pegadaian Area Surabaya 1 Kanwil PT Pegadaian XII, Adi Prasetyo, mengatakan harga emas memang sempat mengalami penurunan dibandingkan rekor tertinggi sebelumnya. Namun, dalam dua pekan terakhir, harga cenderung bergerak stabil sehingga memberikan sinyal positif bagi investor.

"Harga emas yang lalu memang sempat turun. Namun dalam dua minggu terakhir sudah relatif stabil di harga sekarang," ujar Adi.

Menurutnya, masyarakat yang telah memiliki emas sebaiknya tidak tergesa-gesa menjual koleksinya hanya karena harga sempat terkoreksi. Sebaliknya, kondisi saat ini justru menjadi kesempatan untuk memperbanyak kepemilikan emas.

"Emas yang sudah dimiliki jangan dijual. Justru ini menjadi kesempatan membeli emas baru ketika harga masih berada di bawah level tertingginya," tegasnya.

Adi menjelaskan, investasi emas sebaiknya dipandang sebagai instrumen jangka panjang. Fluktuasi harga dalam waktu singkat merupakan hal yang wajar karena dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari kebijakan suku bunga, kondisi geopolitik, hingga pergerakan permintaan di pasar internasional.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak terpaku pada naik turunnya harga harian. Strategi pembelian secara bertahap dinilai lebih efektif untuk membangun nilai aset dalam jangka panjang.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network