3 Bocah Banyuwangi Hilang Misterius Saat Cari Ikan, Ditemukan Selamat di Semak dan Atas Pohon Mahoni

Siswanto
Tiga bocah di Banyuwangi menghilang selama berjam-jam saat mencari ikan. Setelah pencarian intensif warga, mereka ditemukan selamat di semak dan atas pohon mahoni. Kisah ini memunculkan beragam keyakinan masyarakat setempat. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Tak lama berselang, dua bocah lainnya ditemukan berada di atas pohon mahoni dengan ketinggian sekitar 10 meter, sekitar lima meter dari lokasi ditemukannya anak pertama.

Ketiganya dievakuasi dalam keadaan lemas, tetapi tidak mengalami luka serius. Mereka masih bisa diajak berkomunikasi meski sempat berbicara terbata-bata akibat kelelahan.

Imam mengungkapkan, peristiwa serupa menurut cerita warga bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Ia menyebut sudah beberapa kali ada anak yang dilaporkan hilang dan baru ditemukan saat malam hari.

"Menurut cerita dan pengalaman warga, kejadian seperti ini sudah sekitar tiga kali. Bahkan salah satu anak yang ditemukan malam itu disebut sudah tiga kali mengalami peristiwa serupa," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa membunyikan peralatan rumah tangga merupakan bagian dari kepercayaan masyarakat setempat saat melakukan pencarian. Meski demikian, keyakinan tersebut merupakan tradisi yang hidup di tengah warga dan belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Proses pencarian tetap dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir seluruh area yang diduga menjadi lokasi keberadaan anak-anak.

Sementara itu, Kepala Dusun Pekiringan, Sudaryono, mengaku sempat panik ketika putranya tidak kunjung pulang hingga sore.

"Kami benar-benar bingung dan gelisah. Sejak siang kami bersama warga mencari ke sungai, kebun, sampai semak-semak, tetapi anak-anak tidak ditemukan," katanya.

Sudaryono mengaku heran karena lokasi tempat ditemukannya ketiga bocah sebenarnya telah beberapa kali diperiksa saat pencarian berlangsung.

"Kalau memang sejak awal ada di situ, seharusnya mereka bisa berteriak meminta tolong. Kami juga sudah menyisir lokasi itu berkali-kali, tapi tidak melihat maupun mendengar apa pun," ujarnya.

Keheranannya bertambah setelah mendengar cerita sang anak usai ditemukan. Menurut pengakuan putranya, selama menghilang ia merasa hanya sedang bermain tanpa menyadari waktu telah berlalu hingga malam.

"Anak saya bilang seperti sedang bermain layang-layang terus-menerus. Dia tidak merasa waktu berjalan sampai malam dan tidak ingat ada orang yang mengajak bermain," tutur Sudaryono.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network