Ia menyebut penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan fasilitas dan limbah menjadi bagian penting untuk menciptakan nilai tambah sekaligus menjaga keberlangsungan kegiatan operasional.
“Kami terus mendorong penerapan best practices dalam pengelolaan fasilitas dan limbah, sehingga mampu menciptakan nilai tambah sekaligus memastikan keberlanjutan operasional perusahaan,” jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan Operation Head BPG, Indra Gunawan. Ia menyampaikan penghargaan yang diraih dalam ENSIA 2026 menjadi hasil kerja seluruh tim yang terlibat dalam menjalankan berbagai program inovasi di lingkungan operasional BPG.
Menurut Indra, capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi tim untuk tidak berhenti melakukan pembenahan. Evaluasi dan pengembangan inovasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kinerja operasional pada masa mendatang.
ENSIA 2026 sendiri merupakan ajang yang memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi perusahaan di bidang lingkungan dan sosial. Penghargaan tersebut menilai upaya perusahaan dalam menghadirkan solusi yang memberikan dampak terhadap keberlanjutan lingkungan maupun masyarakat.
Bagi Bitumen Plant Gresik, penghargaan tersebut menjadi penanda atas upaya yang telah dilakukan melalui berbagai program efisiensi dan pengelolaan lingkungan.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga menyatakan akan melanjutkan pengembangan inovasi yang berkaitan dengan efisiensi operasional, pengelolaan lingkungan, serta penciptaan manfaat bagi para pemangku kepentingan.
Dengan demikian, inovasi di lingkungan operasi tidak hanya ditempatkan sebagai upaya memenuhi ketentuan, tetapi juga menjadi bagian dari proses peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
