Dindik Jatim dan Unhan Bangun Jalur Pembinaan Talenta Siswa

Saipul Yudi
Dindik Jatim dan Unhan menyiapkan jalur talenta siswa dari sekolah hingga pendidikan tinggi. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) RI membangun jalur pembinaan talenta siswa sejak tingkat SMA hingga pendidikan tinggi. Program ini mencakup identifikasi potensi, pembinaan akademik dan karakter, hingga pengembangan kepemimpinan.

Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, kerja sama dengan Unhan tidak sebatas sosialisasi perguruan tinggi, tetapi diharapkan berkembang menjadi ekosistem pembinaan talenta yang berkelanjutan.

“Kita ingin membangun jembatan dari sekolah menuju strategic leadership. Anak-anak yang hari ini berada di ruang kelas adalah mereka yang 20 tahun mendatang akan menempati posisi strategis bangsa,” ujar Aries, Kamis (17/9/2026).

Menurut dia, pembinaan talenta dapat dimulai sejak siswa duduk di kelas X. Tahapannya meliputi identifikasi potensi, mentoring oleh alumni dan Kadet, pembinaan akademik, karakter, fisik, serta kepemimpinan.

Siswa juga diarahkan memahami persyaratan dan jalur seleksi perguruan tinggi sejak dini sehingga memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas taruna dari enam SMAN Taruna di Jawa Timur, kepala sekolah, pengasuh, serta perwakilan OSIS.

Aries menyebut sekolah berbasis ketarunaan dapat menjadi laboratorium pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan bela negara.

Namun, lulusan SMAN Taruna tidak hanya diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke TNI, Polri, sekolah kedinasan, atau Unhan. Mereka juga dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki kompetensi, karakter, disiplin, serta jiwa pengabdian.

Sejumlah Kadet S1 Unhan asal Jawa Timur turut hadir secara virtual dalam kegiatan tersebut. Mereka membagikan pengalaman mengenai persiapan masuk, proses seleksi, hingga kehidupan sebagai kadet di Unhan.

Alumni SMAN Taruna Nala, Angkasa, Brawijaya, dan Madani yang kini menempuh pendidikan di Unhan diharapkan dapat menjadi jembatan informasi bagi siswa yang ingin mengikuti jalur pendidikan serupa.

Dalam kesempatan itu, Unhan juga memaparkan berbagai informasi mengenai jalur pendidikan, persyaratan, pendaftaran, proses seleksi, hingga kehidupan kadet.

Dekan FKN Unhan RI Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus hadir bersama jajaran fakultas dan sekitar 120 mahasiswa Program Magister FKN Unhan.

Selain pembinaan talenta, Dindik Jatim membuka peluang kerja sama penelitian dengan FKN Unhan. Sejumlah isu yang dapat dikaji antara lain pendidikan, kepemimpinan, ketahanan pangan, kebencanaan, keamanan, karakter generasi muda, hingga ketahanan nasional.

“Kami terbuka jika Jatim dapat menjadi laboratorium kebijakan bagi mahasiswa dan akademisi Universitas Pertahanan,” kata Aries.

Aries menegaskan, kolaborasi Dindik Jatim dan Unhan diarahkan untuk memperkuat pembinaan generasi muda sejak bangku sekolah. Tidak hanya unggul secara akademik, siswa juga diharapkan memiliki karakter, kemampuan kepemimpinan, serta jiwa pengabdian.

“Menjaga Indonesia kadang dimulai dari ruang kelas. Dari pendidikan, kita menyiapkan generasi yang suatu hari akan menjaga Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network