Heboh Semburan Misterius di Samping Tol Dupak Surabaya, Ternyata Pipa Raksasa Milik BUMN di Gresik

Arif Ardliyanto
Semburan air viral di samping Tol Dupak Surabaya ternyata berasal dari kebocoran pipa berdiameter 800 mm milik PT Petrokimia Gresik. Berikut fakta kejadian dan penjelasan petugas. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Semburan air yang menghebohkan warga di kawasan Dupak, Surabaya, akhirnya terungkap. Fenomena yang sempat viral di media sosial itu ternyata berasal dari kebocoran pipa berdiameter 800 milimeter milik PT Petrokimia Gresik, bukan jaringan pipa Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya.

Semburan tersebut terjadi di Jalan Dupak Rukun, tepatnya di samping Tol Dupak arah Perak menuju Surabaya, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo. Air yang keluar dengan tekanan cukup kuat sempat terlihat keruh menyerupai lumpur sehingga memicu perhatian dan kekhawatiran warga sekitar.

Kepastian mengenai penyebab kejadian itu diperoleh setelah tim teknis PAM Surya Sembada melakukan pemeriksaan di lapangan. Hasil pengecekan tersebut kemudian diperkuat dengan konfirmasi kepada pihak berwenang, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya.

Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu, menegaskan bahwa pipa yang mengalami kebocoran bukan milik perusahaan penyedia air minum tersebut.

“Pipa tersebut merupakan pipa dari PT Petrokimia Gresik. Kami berhasil konfirmasi bahwa pipa tersebut pipa milik mereka. Nantinya yang akan bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut dari pihak Petrokimia,” kata Louis.

Informasi mengenai semburan air itu pertama kali diterima Command Center Surabaya pada pukul 10.44 WIB. Petugas gabungan dari Posko Terpadu Utara, BPBD Kota Surabaya, serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan asesmen.

Ketua Tim Operasi Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar, menjelaskan bahwa kondisi air yang semula tampak keruh dipengaruhi aktivitas pengerjaan proyek di sekitar lokasi.

Saat kejadian berlangsung, DSDABM Kota Surabaya tengah mengerjakan pembangunan rumah pompa banjir. Tanah dari area galian diduga ikut terbawa aliran air bertekanan sehingga semburan terlihat seperti bercampur lumpur.

“Sekitar setengah jam setelah kejadian, airnya sudah kelihatan bersih dan sudah tidak menyembur keras,” ujar Arif, Selasa (13/10/2026).

PAM Surya Sembada memastikan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kondisi di lokasi. Masyarakat juga diimbau tidak langsung berspekulasi mengenai penyebab semburan sebelum mendapatkan informasi resmi.

Meski semburan mulai mereda sekitar setengah jam setelah kejadian, kebocoran pipa berdiameter 800 milimeter tersebut menjadi perhatian karena terjadi di kawasan yang berdekatan dengan jalan tol dan proyek pembangunan rumah pompa.

Penanganan serta tanggung jawab pekerjaan perbaikan pipa berada pada pihak PT Petrokimia Gresik sebagai pemilik jaringan tersebut. Informasi mengenai perkembangan penanganan selanjutnya menjadi penting untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan tidak mengganggu aktivitas warga.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network