Remaja Surabaya Ajak Generasi Muda Peduli Bahaya Karhutla dan ISPA

Andika
Soroti dampak Karhutla, remaja Indonesia membawa pesan perlindungan lingkungan ke dunia. (Foto : Andika).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengancam kelestarian lingkungan dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang rentan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Persoalan ini menjadi perhatian generasi muda untuk ikut menyuarakan pentingnya edukasi kesehatan dan perlindungan lingkungan.

Di tengah persoalan tersebut, edukasi sejak dini dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya asap kebakaran hutan, kerusakan ekosistem, serta ancaman terhadap habitat satwa. Generasi muda juga diharapkan tidak hanya memahami persoalan, tetapi berani mengambil peran dalam memberikan kontribusi nyata.

Kepedulian terhadap isu kesehatan dan lingkungan itu turut dibawa Stephanie Thalia Go, Miss Teen Icon International Indonesia 2026, yang akan mewakili Indonesia dalam ajang kecantikan remaja internasional bersama peserta dari 40 negara. Melalui kompetisi tersebut, Stephanie ingin memperkenalkan potensi generasi muda Indonesia sekaligus membawa pesan sosial ke panggung dunia.

Berbagai persiapan telah dilakukan untuk menghadapi kompetisi tersebut. Stephanie mengaku menjalani pelatihan catwalk bersama Coach Rajesh dan mengikuti pembekalan public speaking bersama Miss Tichel di Manohara Beauty Camp.

Persiapan penampilan juga menjadi perhatian, termasuk pemilihan busana malam atau evening gown. Salah satu gaun yang dipersiapkan merupakan rancangan dari Faith yang dikenakannya dalam kesempatan wawancara.

"Di belakang layar pastinya super deg-degan dan excited. Karena selain bertemu teman-teman baru, saya juga harus memperjuangkan agar Indonesia bisa memenangkan mahkota utama. Sekarang masih menyelesaikan beberapa persiapan supaya semuanya sempurna saat tampil di panggung internasional," ujar Stephanie, Minggu (1/11/2026).

Di luar persiapan kompetisi, Stephanie juga menjalankan program sosial bertajuk Generasi Cerah Belajar Indonesia. Melalui program tersebut, dia memberikan edukasi dasar mengenai kesehatan kepada anak-anak di 10 sekolah dan lima panti asuhan.

Salah satu materi yang disampaikan berkaitan dengan kesehatan paru-paru dan dampak kebakaran hutan terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan. Anak-anak diberikan pemahaman mengenai risiko ISPA, kerusakan ekosistem, hingga ancaman terhadap habitat satwa akibat kebakaran hutan dan lahan.

Stephanie menilai edukasi sejak dini penting agar generasi muda memahami hubungan antara kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan.

Kepedulian tersebut juga mendorongnya untuk menyuarakan perhatian terhadap persoalan karhutla, termasuk dampaknya terhadap masyarakat dan satwa liar.

"Karhutla seharusnya bisa diselesaikan dengan cepat, apalagi jika memungkinkan mendapatkan bantuan dari negara lain. Saya juga melihat banyak hewan yang terdampak dan bayi-bayi yang terkena ISPA. Saya ikut khawatir dengan kondisi tersebut," katanya.

Stephanie turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap kebakaran hutan, salah satunya dengan menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

Dia juga berharap pemerintah mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan karhutla. Menurutnya, dampak kebakaran hutan bukan hanya mengancam keluarga dan masyarakat, tetapi juga merusak ekosistem serta keberlangsungan kehidupan di Indonesia dan dunia.

Sementara itu, perjalanan Stephanie di dunia pageant bukanlah hal baru. Sebelumnya, dia pernah mengikuti ajang Putri Remaja Jawa Timur dan berhasil meraih gelar Putri Remaja Inovasi dan Teknologi.

Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas kontribusinya melalui ajang internasional.

Dalam kompetisi mendatang, Stephanie juga ingin memperkenalkan identitas dan budaya Jawa Timur melalui representasi hewan yang dipilihnya. Menurutnya, hewan memiliki simbol kekuatan dan keberanian yang sejalan dengan semangatnya membawa nama Indonesia.

Sebagai generasi muda, Stephanie berpesan agar anak-anak muda tidak takut mencoba berbagai kesempatan dan berani mengambil langkah untuk meraih keberhasilan. "Saran saya untuk generasi muda saat ini adalah terus berani mencoba dan berusaha untuk berhasil," tuturnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network