Dari hasil kajian yang dilakukan, terdapat dua rute baru yang dinilai mendesak untuk segera direalisasikan pada 2027.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, DPRD mendorong Dishub melakukan penyesuaian anggaran. Skemanya bisa melalui pergeseran anggaran yang telah tersedia maupun penambahan alokasi khusus untuk mendukung operasional transportasi publik.
Aning menyebut kebutuhan anggaran untuk mendukung pengembangan layanan tersebut diperkirakan mencapai Rp36 miliar. Rincian kebutuhan dan skema pembiayaannya akan disampaikan lebih lanjut pada Senin mendatang.
“Dishub ini nanti akan menggeser dan menambah anggaran khusus transportasi publik. Harapannya, masyarakat bisa betul-betul merasakan goodwill atau komitmen Wali Kota untuk transportasi publik Kota Surabaya melalui penambahan rute baru,” katanya.
Halte dan AC Bus Jadi Perhatian DPRD
Selain memperluas jaringan perjalanan, DPRD Surabaya juga meminta Dishub meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik. Perbaikan halte menjadi salah satu pekerjaan yang perlu mendapat perhatian agar penumpang merasa lebih nyaman saat menunggu bus.
Aning mengingatkan, peningkatan anggaran pemeliharaan harus sejalan dengan kondisi sarana dan prasarana di lapangan. Jangan sampai masyarakat masih menemukan fasilitas yang rusak atau tidak berfungsi meskipun anggaran perawatan telah disediakan.
Salah satu persoalan yang disorot adalah pendingin udara atau AC bus yang tidak berfungsi optimal. Keluhan penumpang terkait AC yang tidak dingin hingga mati harus menjadi bahan evaluasi bagi pengelola layanan.
“Halte-halte juga kita minta diperbaiki. Kemudian, karena anggaran maintenance juga besar, jangan sampai ada keluhan terkait AC yang tidak dingin, AC yang mati, dan sebagainya. Itu kita pantau betul,” pungkas legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
DPRD berharap peningkatan anggaran Dishub dalam RAPBD 2027 dapat memberikan dampak langsung terhadap pelayanan transportasi di Kota Pahlawan. Penambahan rute, pembenahan halte, hingga perawatan armada menjadi sejumlah pekerjaan yang diharapkan bisa segera diwujudkan.
Dengan jaringan transportasi publik yang semakin luas dan fasilitas yang terawat, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang nyaman sekaligus dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
